Bukan Sumber Pangan Biasa, Ini Multi Manfaat dari Jagung
- 30 Jul 2026 08:23 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Jagung tidak hanya sekadar komoditas pangan pokok pengganti beras atau bahan camilan harian. Lebih dari itu, jagung merupakan tanaman bernilai ekonomi tinggi dengan prinsip pemanfaatan tanpa limbah.
Menurut praktisi herbal, Ir Lukman Amin, MP, dari Harmoni Herbal Yogyakarta dalam perbincangan di acara Mbangun Desa Pro4 RRI Yogyakarta, ia menjelaskan, seluruh bagian tanaman jagung mulai dari biji, bunga muda, limbah batang dan daun hingga rambut jagung memiliki fungsi penting di sektor pangan, industri pakan ternak, hingga kesehatan medis.
Lukman mengatakan masyarakat pada umumnya hanya mengenal jagung putih dan jagung kuning. Padahal keanekaragaman jenis dan varietas jagung di Indonesia maupun dunia sangatlah kaya, melebihi apa yang umumnya diketahui masyarakat.
Selain sebagai sumber karbohidrat utama, jagung memiliki nilai gizi dan vitamin yang sangat baik. Lukmanmengungkapkan bahwa dari segi kandungan gizi dan vitamin, jagung berada di atas beras putih biasa.
"Kandungan vitamin dan gizi pada jagung itu sangat tinggi. Nilai gizinya hanya kalah sedikit dibanding beras merah atau beras hitam, tetapi kalau dibandingkan dengan beras putih biasa, jagung lebih unggul," ujar lukman.
Pemanfaatan jagung sebagai bahan pangan kini kian berkembang pesat. Menurutnya selain diolah menjadi tepung maizena dan nasi jagung, jagung juga dimanfaatkan dalam berbagai produk olahan, mulai dari jajanan tradisional seperti marning, emping jagung, hingga olahan modern semisal popcorn dengan aneka rasa, hingga minyak jagung yang baik untuk kesehatan jantung.
Lukman menyebut selain sebagai sumber pangan utama manusia, seluruh bagian tanaman jagung memiliki daya guna tinggi sebagai pakan ternak dan bahan obat herbal. Ia mengatakan biji jagung dan limbah penggilingannya merupakan bahan baku utama pakan unggas dan ternak ruminansia.
Sementara itu bagian rambut jagung dan tongkol muda secara tradisional dimanfaatkan dalam racikan herbal sebagai peluruh air seni (diuretik), pembantu penurun tekanan darah tinggi (hipertensi), serta pendorong kestabilan kadar gula darah.
Ia menjelaskan bagian lain seperti daun, kulit, dan rambut jagung juga memiliki kandungan aktif yang bernilai tinggi bagi industri kecantikan dan kesehatan. Lukman menyebut ekstrak kulit dan rambut jagung dapat diolah menjadi bahan pelembap alami untuk menjaga kehalusan kulit.
Sedangkan untuk bidang lesehatan, rebusan/ekstrak dari bagian tanaman jagung secara tradisional juga dimanfaatkan sebagai ramuan jamu godok untuk membantu penanganan penyakit malaria.
Meskipun memiliki potensi besar, Lukman menggarisbawahi adanya tantangan di tingkat lapangan terkait ketersediaan bahan baku. Ia menegaskan bila masyarakat dan industri mulai memanfaatkannya secara masif untuk kosmetik dan herbal, maka pasokan limbah jagung untuk pakan ternak berpotensi terebut.
"Oleh karena itu, diperlukan tata kelola pemanfaatan yang seimbang," kata dia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....