Kecap Manis Berlebihan Tingkatkan Risiko Hipertensi dan Gangguan Jantung

  • 21 Jul 2026 14:26 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Kecap manis menjadi salah satu pelengkap yang hampir selalu hadir dalam berbagai hidangan khas Indonesia, mulai dari soto, penyetan, sate, hingga gudeg. Meski mampu menambah cita rasa makanan, masyarakat diimbau untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan karena kandungan natrium di dalam kecap manis cukup tinggi dan dapat memengaruhi kesehatan, terutama tekanan darah.

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengingatkan bahwa satu sendok makan kecap manis mengandung sekitar 350 hingga 500 miligram natrium. Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan batas konsumsi natrium tidak lebih dari 2.000 miligram per hari. Dengan demikian, penggunaan kecap manis yang berlebihan berpotensi membuat asupan natrium harian cepat melampaui batas yang dianjurkan.

"Satu sendok makan kecap manis isinya sekitar 350 sampai 500 miligram natrium. Batasan WHO per hari adalah 2.000 miligram," ujarnya. Menurut Budi, banyak masyarakat belum menyadari bahwa kecap manis merupakan salah satu penyumbang natrium yang cukup besar dalam pola makan sehari-hari. Padahal, dalam satu porsi makanan, penggunaan kecap sering kali melebihi satu sendok makan, terutama pada hidangan seperti soto, sate, maupun sambal kecap.

Budi menjelaskan bahwa konsumsi natrium secara berlebihan dapat menyebabkan tubuh menahan lebih banyak cairan. Kondisi tersebut membuat volume darah meningkat sehingga tekanan darah ikut naik. Akibatnya, jantung harus bekerja lebih keras untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Jika kebiasaan ini berlangsung dalam jangka panjang, risiko hipertensi hingga penyakit kardiovaskular dapat meningkat.

"Kalau natriumnya tinggi, tekanan darah pelan-pelan akan semakin tinggi atau hipertensi," katanya. Oleh karena itu, ia mengimbau masyarakat mulai memperhatikan penggunaan kecap manis dan berbagai sumber natrium lainnya dalam makanan sehari-hari. Langkah sederhana seperti mengurangi takaran kecap dapat membantu menjaga tekanan darah tetap terkendali.

Selain membatasi konsumsi kecap manis, masyarakat juga dianjurkan menerapkan pola makan seimbang dengan memperbanyak konsumsi buah, sayuran, serta makanan segar yang rendah natrium. Kebiasaan membaca informasi nilai gizi pada kemasan makanan olahan juga dapat membantu mengontrol jumlah natrium yang masuk ke dalam tubuh setiap hari sehingga risiko penyakit tidak menular dapat ditekan.

Bagi masyarakat yang telah memiliki riwayat hipertensi, Budi mengingatkan pentingnya melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin dan berkonsultasi dengan tenaga medis agar tekanan darah tetap terpantau. Dengan membatasi asupan natrium, menerapkan pola hidup sehat, serta melakukan deteksi dini, risiko komplikasi akibat tekanan darah tinggi dapat diminimalkan sehingga kualitas hidup tetap terjaga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....