Langkah agar Kesehatan Gigi Tetap Selalu Terjaga

  • 20 Jul 2026 11:40 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, YOGYAKARTA – Tindakan pencegahan penyakit gigi lebih baik dilakukan daripada mengobatinya agar masyarakat dapat mengeliminasi potensi gangguan kesehatan gigi dan mulut. Oleh karena itu, masyarakat perlu menerapkan langkah-langkah pencegahan secara konsisten agar kesehatan gigi tetap terjaga dengan baik.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menjelaskan bahwa tindakan pencegahan dapat dilakukan dengan rajin menyikat gigi minimal dua kali sehari, mengurangi konsumsi makanan yang lengket dan manis, mengonsumsi buah berserat sebagai pembersih mulut alami, serta rutin membersihkan plak pada gigi.

Narasumber Dialog Kesehatan RRI Yogyakarta, drg. Erla Asmalasari, mengatakan bahwa gigi yang dirawat secara rutin umumnya tidak akan mengalami sakit. Sebaliknya, gigi yang tidak terjaga sering menimbulkan gejala sakit seperti nyeri tajam, ngilu, hingga sensasi berdenyut.

"Kalau sakit gigi yang kronis, pasien biasanya mengalami dalam jangka waktu yang lama dan pemicunya karena saraf giginya yang diserang. Gigi juga memiliki lapisan, mulai dari lapisan paling atas hingga paling bawah yang bisa mencapai saraf gigi," katanya, Senin, 20 Juli 2026.

Tidak jarang, ketika sakit gigi menyerang, kondisi tubuh turut terasa tidak nyaman hingga seluruh badan terasa sakit. Aktivitas makan dan mengunyah menjadi sulit, bahkan kerap disertai pembengkakan pada area pipi.

Lebih lanjut, Erla menjelaskan bahwa pemicu sakit gigi dapat disebabkan oleh gigi berlubang, lapisan email yang terkikis, atau kondisi gusi yang menuruk. Oleh karena itu, langkah pencegahan penting dilakukan, salah satunya dengan menghindari konsumsi rokok dan alkohol karena dapat menyebabkan perubahan warna pada gigi sekaligus memicu gigi menjadi mudah rapuh.

"Jika sakit gigi, masyarakat bisa langsung memeriksakan ke dokter gigi agar segera diberikan pengobatan dan tindakan yang tepat, misalnya gigi berlubang nantinya ada penambalan, gigi yang goyang dicabut, dan jangan menunda periksa bila sakit gigi," ujarnya.

Untuk mewujudkan gigi yang sehat dan kuat, diperlukan kesadaran masyarakat agar tidak mengabaikan perawatan berkala dengan rutin melakukan kontrol ke dokter gigi setiap enam bulan sekali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....