Baby Blues dan Cara Mengatasinya

  • 12 Jul 2026 06:21 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Banyak calon ibu yang membayangkan hari-hari pertama dengan bayi mereka akan menjadi saat yang bahagia. Tetapi kenyataannya bisa sangat berbeda.

Kurang tidur dan stres menjaga bayi dapat bertabrakan dengan perubahan hormon yang tiba-tiba setelah melahirkan. Kombinasi itu dapat membuat Ibu merasa seolah-olah berada di roller coaster emosional.

Gejala ini dikenal sebagai postpartum blues, atau baby blues, dan dapat berlangsung hingga dua minggu setelah melahirkan. Diperkirakan tiga dari empat Ibu baru akan mengalami beberapa gejala postpartum blues, dengan perkiraan jumlah hingga 80%.

Dikutip dari laman keslan.kemkes.go.id, penting untuk memastikan gejala baby blues ini tidak berlarut-larut dan menjadi lebih buruk. Gejala yang bisa dilihat meliputi merasa sedih, sering menangis, sulit tidur, merasa kewalahan, merasa menjadi orangtua yang gagal dan merasa khawatir tidak terikat dengan bayi.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengurangi baby blues, diantaranya :

  1. Ketahui apa yang diharapkan

    Buatlah daftar hal-hal yang menenangkan dan membuat ibu bahagia. Seperti mandi air panas atau berjalan-jalan.

  2. Tidur yang cukup

    Batasi jumlah kafein yang ibu konsumsi, matikan perangkat elektronik satu jam sebelum tidur, dan biarkan suami membantu bayi menyusu dari botol sesekali agar ibu bisa tidur sepanjang malam.

  3. Minta bantuan

    Beri tahu pasangan, keluarga, atau teman ibu terkait apa yang bisa mereka lakukan untuk ibu. Misal bantuan merawat bayi saat ibu mandi atau pergi ke toko.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....