Air Kelapa Kaya Elektrolit Alami Bantu Rehidrasi Tubuh

  • 10 Jul 2026 22:09 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Air kelapa dikenal sebagai salah satu minuman alami yang banyak dikonsumsi masyarakat untuk menyegarkan tubuh. Selain rasanya yang segar, air kelapa juga dipercaya mampu membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh, terutama ketika seseorang mengalami dehidrasi ringan akibat aktivitas fisik maupun kondisi kesehatan tertentu. Kandungan elektrolit alaminya dinilai berperan dalam menjaga keseimbangan cairan tubuh sehingga dapat membantu proses pemulihan.

Dalam sebuah video edukasi, dr. Tirta menjelaskan bahwa air kelapa mengandung elektrolit alami yang memiliki komposisi menyerupai cairan tubuh manusia. Kandungan tersebut dibutuhkan tubuh untuk menggantikan cairan dan elektrolit yang hilang akibat berkeringat, diare, muntah, atau aktivitas berat lainnya. "Air kelapa itu mengandung elektrolit alami yang mirip sama cairan tubuh dan diperlukan sama tubuh," ujarnya.

Menurut dr. Tirta, air kelapa dapat menjadi pilihan minuman untuk membantu proses rehidrasi ketika seseorang mengalami dehidrasi ringan. Elektrolit alami yang terkandung di dalamnya berfungsi membantu memulihkan keseimbangan cairan tubuh sehingga kondisi fisik dapat kembali optimal setelah kehilangan banyak cairan.

"Ketika kita dalam situasi dehidrasi ringan akibat diare, mual, muntah, olahraga, air kelapa ini bisa membantu memulihkan elektrolit tubuh karena dia alami. Sehingga membantu untuk rehidrasi dan pemulihan kondisi tubuh," katanya.

Ia mengingatkan bahwa dehidrasi tidak boleh dianggap sebagai kondisi yang sepele. Kekurangan cairan dalam tubuh dapat menyebabkan tekanan darah menurun sehingga memunculkan berbagai keluhan, seperti lemas, pusing, sulit berkonsentrasi, bahkan pingsan apabila tidak segera ditangani. Oleh karena itu, menjaga asupan cairan setiap hari menjadi langkah penting untuk mempertahankan fungsi tubuh tetap normal.

Lebih lanjut, dr. Tirta menjelaskan bahwa dehidrasi yang semakin berat berpotensi berkembang menjadi syok hipovolemik. Kondisi ini terjadi ketika tubuh kehilangan cairan dalam jumlah besar sehingga aliran darah menuju organ-organ vital terganggu. Apabila tidak segera mendapatkan penanganan medis, syok hipovolemik dapat membahayakan keselamatan penderitanya.

Meski memiliki manfaat sebagai minuman rehidrasi alami, air kelapa bukanlah pengganti terapi medis pada kasus dehidrasi berat. Seseorang yang mengalami muntah atau diare berkepanjangan, disertai penurunan kesadaran, sulit minum, atau muncul tanda-tanda dehidrasi berat tetap harus segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan agar mendapatkan penanganan yang sesuai.

Dr. Tirta mengimbau masyarakat untuk menjaga kecukupan cairan tubuh setiap hari dan segera mengganti elektrolit yang hilang saat mengalami dehidrasi ringan. Dengan menjaga hidrasi yang baik serta mengenali tanda-tanda dehidrasi sejak dini, risiko gangguan kesehatan yang lebih serius dapat diminimalkan, sehingga kondisi tubuh tetap sehat dan aktivitas sehari-hari dapat berjalan dengan optimal.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....