Cegah Anemia dengan Zat Besi dan Pola Makan Seimbang
- 03 Jul 2026 05:33 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Anemia masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami masyarakat, terutama perempuan, remaja, ibu hamil, serta individu yang memiliki asupan zat besi yang kurang memadai. Kondisi ini terjadi ketika tubuh tidak memiliki cukup sel darah merah sehat untuk mengangkut oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Akibatnya, penderita anemia kerap mengalami gejala seperti mudah lelah, lemas, pusing, hingga sulit berkonsentrasi yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Salah satu upaya yang sering dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan zat besi adalah mengonsumsi suplemen penambah darah yang mengandung zat besi, seperti Sangobion. Suplemen tersebut mengombinasikan zat besi dengan berbagai vitamin dan mineral yang berperan membantu pembentukan sel darah merah serta menjaga kadar hemoglobin tetap berada pada kisaran normal.
Menurut Dr. Michael Greger, zat besi merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk memproduksi hemoglobin, yaitu protein dalam sel darah merah yang bertugas mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Ketika kebutuhan zat besi tidak tercukupi, produksi hemoglobin dapat menurun sehingga meningkatkan risiko terjadinya anemia. "Zat besi memiliki peran penting dalam pembentukan hemoglobin yang membawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh," ujarnya.
Selain zat besi, tubuh juga membutuhkan nutrisi pendukung seperti asam folat, vitamin B12, dan vitamin C agar proses pembentukan sel darah merah berlangsung secara optimal. Karena itu, banyak suplemen penambah darah diformulasikan dengan kombinasi berbagai vitamin dan mineral untuk membantu penyerapan zat besi sekaligus mendukung kesehatan darah secara menyeluruh.
Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa suplemen bukanlah pengganti pola makan sehat. Kebutuhan zat besi sebaiknya tetap dipenuhi melalui konsumsi makanan bergizi, seperti daging merah, hati, ikan, telur, kacang-kacangan, serta sayuran hijau. "Suplemen berfungsi sebagai pendamping ketika kebutuhan zat besi dari makanan belum tercukupi atau pada kelompok yang memiliki risiko tinggi mengalami kekurangan zat besi," ucapnya.
Penggunaan suplemen zat besi juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu. Konsumsi secara berlebihan tanpa anjuran tenaga kesehatan dapat menimbulkan efek samping, seperti mual, sembelit, maupun gangguan pencernaan. Oleh sebab itu, masyarakat yang mengalami gejala anemia secara berkelanjutan dianjurkan berkonsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan agar mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang tepat.
Dengan memahami pentingnya zat besi serta cara memenuhi kebutuhan nutrisi harian, masyarakat diharapkan dapat lebih waspada terhadap risiko anemia. Pola makan bergizi seimbang, gaya hidup sehat, serta penggunaan suplemen sesuai anjuran menjadi langkah penting untuk menjaga kadar hemoglobin tetap normal, meningkatkan daya tahan tubuh, serta mendukung produktivitas dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....