Kenapa setelah Makan Selalu Mengantuk? Ini Jawabannya

  • 30 Jun 2026 23:44 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Banyak orang sering merasakan kantuk setelah makan, terutama setelah makan siang atau makan malam. Rasanya memang sangat nikmat jika setelah kenyang kita bisa langsung tertidur. Namun, sebenarnya boleh tidak sih tidur setelah makan? Apakah kebiasaan ini memiliki dampak bagi kesehatan tubuh?

Melalui kanal You-Tubenya, dr. Saddam Ismail menjelaskan bahwa rasa kantuk yang muncul setelah makan dikenal dengan istilah postprandial somnolence atau lebih popular disebut food coma. Kondisi ini merupakan hal yang wajar dan sering dialami oleh banyak orang.

Berikut beberapa alasan fisiologis yang menyebabkan seseorang merasa mengantuk setelah makan.

  1. Peningkatan Aliran Darah Ke Sistem Pencernaan

    Setelah makan, tubuh akan mengalirkan lebih banyak darah ke perut dan usus untuk membantu proses pencernaan. Akibatnya, aliran darah ke otak sedikit berkurang, sehingga membuat tubuh terasa lemas dan menimbulkan rasa kantuk.

  2. Pelepasan Hormon

    Proses pencernaan juga memicu pelepasan beberapa hormon seperti serotonin dan melatonin. Hormon serotonin berperan dalam mengatur suasana hati dan juga merupakan precursor dan melatonin. Melatonin sendiri adalah hormon yang mengatur siklus tidur dan bangun. Peningkatan kadar kedua hormon tersebut dapat membuat seseorang merasa lebih mengantuk setelah makan.

  3. Perubahan Kadar Gula

    Perubahan kadar gula juga menjadi salah satu faktor penyebab kantuk setelah makan. Konsumsi makanan tinggi karbohidrat dapat menyebabkan lonjakan gula darah secara cepat, kemudian diikuti dengan penurunan yang juga cukup cepat. Penurunan kadar gula darah inilah yang dapat menimbulkan rasa lelah serta kantuk.

  4. Aktivitas Sistem Saraf Parasimpatis

    Aktivitas sistem saraf parasimpatis juga meningkat setelah makan. Sistem saraf ini bertanggung jawab terhadap kondisi tubuh saat beristirahat dari proses pencernaan. Ketika sistem saraf parasimpatis lebih aktif, detak jantung dapat melambat dan tubuh menjadi lebih rileks. Kondisi ini akhirnya menimbulkan rasa nyaman sekaligus rasa kantuk.

  5. Jenis makanan yang dikonsumsi juga berpengaruh terhadap munculnya rasa kantuk. Makanan yang tinggi lemak dan karbohidrat sederhana cenderung lebih mudah memicu rasa mengantuk dibandingkan dengan makanan yang tinggi protein dan serat.

Namun, dalam kondisi tertentu, tidur setelah makan juga bisa memberikan dampak positif. Hal ini tentu perlu diperhatikan dengan menyesuaikan kondisi tubuh serta kebiasaan makan sehari – hari.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....