Benarkah Habis Menangis Bikin Hati Tenang dan Rileks?

  • 30 Jun 2026 23:35 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta — Pernahkah Anda merasakan beban pikiran mendadak berkurang dan hati menjadi jauh lebih tenang setelah meluapkan emosi melalui tangisan? Secara ilmiah, menangis memang memiliki mekanisme biologis yang dapat membantu tubuh meredakan stres dan menyeimbangkan emosi.

Melalui kanal You-Tubenya, dr. Saddam Ismail menjelaskan bahwa air mata yang keluar karena luapan emosi diketahui memiliki komposisi yang berbeda dengan air mata refleks, seperti saat mata terkena debu atau iritasi. Air mata emosional mengandung sejumlah senyawa yang berkaitan dengan respons tubuh terhadap tekanan psikologis.

Salah satu senyawa yang terkandung dalam air mata emosional adalah Leucine Enkephalin, yaitu zat yang dikenal sebagai pereda nyeri alami yang diproduksi tubuh. Senyawa ini berperan membantu menenangkan sistem saraf sehingga seseorang dapat merasa lebih rileks setelah menangis.

Selain itu, menangis juga diyakini membantu menurunkan kadar hormon yang berkaitan dengan stres, termasuk hormon adrenokortikotropik (ACTH). Saat air mata keluar, tubuh sedang membuang sebagian beban kimiawi yang menumpuk akibat tekanan psikologis tersebut.

Ketika kadar hormon stres berangsur menurun, tubuh akan merespons dengan memperlambat detak jantung dan mengurangi ketegangan pada otot. dr. Saddam Ismail menegaskan bahwa menangis merupakan reaksi biokimia murni di dalam tubuh untuk menyeimbangkan emosi, bukan sekadar sugesti atau drama belaka.

Jika sedang merasa berat, jangan menahan tangis. Biarkan tubuh melakukan proses penyembuhan alaminya, karena menangis bukanlah tanda kelemahan, melainkan salah satu cara tubuh menjaga keseimbangan emosi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....