Jutaan Anak Indonesia Belum Mendapat Imunisasi

  • 27 Jun 2026 23:19 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Kementerian Kesehatan menyebut, sebanyak 2,3 juta anak belum memperoleh imunisasi. Kondisi ini menempatkan Indonesia, sebagai salah satu negara tertinggi di dunia, dengan jumlah zero-dose atau anak yang hingga usia satu tahun belum mendapat imunisasi sesuai usia.

Dosen Kedokteran Anak UMY, dr. Bambang Edy Susyanto melihat kondisi ini sangat beresiko terhadap munculnya berbagai penyakit infeksi. Artinya, anak-anak yang masuk kategori zero-dose, belum mendapat perlindungan optimal.

”Indonesia menempati peringkat ke enam dunia, terkait jumlah anak zero-dose,” katanya, Sabtu, 27 Juni 2026. ” Kondisi ini jelas sangat mengkhawatirkan, karena tentu sangat berdampak pada kesehatan dan tumbuh kembang anak.”

Menurut dr. Bambang, imunisasi merupakan salah satu intervensi kesehatan paling efektif, untuk mencegah berbagai penyakit menular berbahaya. Jika seorang anak tidak memperoleh perlindungan melalui imunisasi, risiko terpapar penyakit infeksi akan meningkat dan dapat berujung pada komplikasi serius hingga kematian.

Karena faktanya, banyak penyakit yang sebenarnya dapat dicegah melalui imunisasi. Namun, ketika banyak anak yang terlewat imunisasinya, risikonya menjadi sangat besar, misalnya imunisasi BCG yang bertujuan mencegah tuberkulosis berat, serta imunisasi DPT untuk mencegah difteri, pertusis, dan tetanus.

”Penyakit-penyakit tersebut bukan penyakit ringan,” ujarnya. ”Karena dapat menimbulkan komplikasi yang mengancam jiwa, ketika si anak terpapar penyakit tersebut.”

Maka, dr. Bambang menegaskan, imunisasi merupakan salah satu program kesehatan yang sangat efektif, baik dari sisi manfaat maupun biaya. Dengan biaya relatif terjangkau, imunisasi mampu memberikan perlindungan terhadap berbagai penyakit yang berpotensi menyebabkan komplikasi serius pada anak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....