Profesor UMY Kritik Pandangan Keliru tentang Behel Gigi
- 23 Jun 2026 09:41 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Selama ini, banyak orang mengira keberhasilan pasang behel atau perawatan ortodonti hanya diukur dari seberapa rapi dan indahnya susunan gigi setelah kawat dilepas. Namun, Guru Besar UMY, Profesor Dr. drg. Tita Ratya Utari mengkritik pandangan ini.
Profesor Tita mengingatkan bahwa merapikan gigi tidak boleh mengorbankan fungsi kesehatan mulut yang lain. Menurutnya, hasil yang rapi harus bisa bertahan seumur hidup dan nyaman digunakan untuk mengunyah.
”Tujuan utama merapikan gigi seharusnya tidak berhenti pada penampilan,” katanya, Selasa, 23 Juni 2026. ”Tetapi juga memastikan fungsi sistem pengunyahan berjalan harmonis dan hasil perawatan dapat bertahan dalam jangka panjang.”
Kemudian mulut sebagai jalan masuk makanan dan minuman, memiliki sistem yang saling terhubung. Mulai dari gigi, gusi, otot rahang, sendi rahang, hingga sistem saraf, yang semuanya bekerja seperti satu tim yang terintegrasi.
Jika dokter hanya fokus menggeser gigi agar rapi tanpa memikirkan bagaimana gigi atas dan bawah bertemu saat mengunyah, komponen lain seperti otot atau sendi rahang bisa terganggu. Keseimbangan inilah yang menentukan apakah hasil behel awet atau tidak.
Salah satu masalah yang sering ditakuti pasien adalah relaps. Yaitu kondisi di mana posisi gigi kembali berantakan atau bergeser ke posisi semula setelah alat behel dilepas.
Menurut Profesor Tita, gigi bergeser lagi bukan sekadar karena kesalahan teknis dokter, melainkan proses alami tubuh. Ketika gigi dipaksa pindah tempat, jaringan gusi dan tulang rahang di sekitarnya butuh waktu lama untuk beradaptasi.
”Faktor pertumbuhan wajah, cara otot mulut bergerak, hingga kondisi biologis masing-masing orang sangat memengaruhi risiko gigi bergeser kembali,” katanya.
Maka, rencana agar gigi tidak bergeser lagi harus sudah dipikirkan matang-matang oleh dokter sejak awal pemeriksaan. Bukan baru dipikirkan saat behel mau dilepas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....