Bahaya Gigi Berlubang Menahun, Bisa Memicu Gangguan Jantung
- 11 Jun 2026 13:40 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Tidak sedikit orang yang menganggap sakit gigi sebagai keluhan ringan dan memilih membiarkannya bertahun-tahun tanpa penanganan. Padahal, kebiasaan tersebut dapat meningkatkan risiko terjadinya komplikasi serius pada organ lain, termasuk jantung. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal melalui teori Focal Infection Theory.
Gigi yang berlubang hingga mencapai bagian saraf dapat menjadi tempat berkembang biaknya berbagai bakteri, salah satunya kelompok bakteri Streptococcus. Masalahnya, jaringan gigi memiliki pembuluh darah yang terhubung dengan aliran darah ke seluruh tubuh.
Ketika infeksi pada gigi dibiarkan berlangsung dalam waktu lama, bakteri dapat masuk ke dalam aliran darah dan menyebar ke berbagai bagian tubuh. Kondisi ini dikenal dalam dunia medis sebagai bakteremia.
Bakteri yang masuk ke aliran darah dapat menempel pada area dengan aliran darah yang lebih lambat. Jika bakteri bersarang di katup jantung, kondisi tersebut dapat memicu peradangan atau infeksi pada katup jantung yang dapat berkembang menjadi gangguan jantung yang serius.
Selain jantung, bakteri yang menyebar melalui aliran darah juga berpotensi menimbulkan infeksi pada organ lain. Bakteri dapat masuk ke area kepala yang bisa berpotensi menyebabkan infeksi pada otak.
dr. Saddam mengingatkan bahwa gigi berlubang yang dibiarkan terlalu lama dapat menjadi sumber infeksi kronis yang berpotensi menimbulkan berbagai komplikasi serius. Oleh karena itu, penanganan sejak dini menjadi kunci utama untuk mencegah dampak yang lebih serius di kemudian hari.
Sebagai langkah pencegahan, dr. Saddam menyarankan untuk rutin memeriksakan gigi ke dokter gigi setiap enam bulan sekali. Penanganan seperti penambalan, perawatan saluran akar, hingga pencabutan gigi perlu segera dilakukan jika diperlukan, agar gigi tetap sehat dan terhindar dari risiko komplikasi pada organ tubuh lainnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....