Sunscreen Penting Lindungi Kulit dari Paparan Sinar Matahari
- 09 Jun 2026 09:49 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Penggunaan sunscreen atau tabir surya semakin menjadi perhatian dalam upaya menjaga kesehatan kulit. Selama ini, banyak orang menganggap sunscreen hanya diperlukan saat beraktivitas di luar ruangan. Padahal, para ahli menegaskan bahwa perlindungan kulit dari paparan sinar matahari tetap diperlukan meskipun seseorang lebih banyak menghabiskan waktu di dalam rumah maupun kantor.
Dokter spesialis kulit dan kelamin, dr. Arthur S. Simon, Sp.KK, menjelaskan bahwa paparan sinar matahari merupakan salah satu faktor utama yang memengaruhi kondisi dan kesehatan kulit. Menurutnya, sebagian besar kerusakan kulit yang terlihat saat seseorang memasuki usia dewasa sebenarnya merupakan akumulasi dari paparan sinar matahari yang terjadi sejak masa anak-anak hingga remaja.
Paparan sinar matahari yang berlebihan dapat menimbulkan berbagai masalah pada kulit. Salah satu dampak yang paling sering terjadi adalah meningkatnya produksi pigmen kulit yang memicu munculnya flek atau noda hitam. Kondisi tersebut dapat membuat warna kulit menjadi tidak merata dan memengaruhi penampilan seseorang. “Sebagian besar kerusakan kulit yang terlihat saat dewasa dipengaruhi oleh paparan sinar matahari yang terjadi sejak usia muda,” ujarnya.
Selain menyebabkan hiperpigmentasi, sinar ultraviolet juga dapat merusak struktur pendukung kulit seperti kolagen dan elastin. Kerusakan pada komponen tersebut membuat kulit kehilangan elastisitas, tampak lebih kendur, serta memunculkan tanda-tanda penuaan dini seperti garis halus dan kerutan. Risiko tersebut akan semakin meningkat apabila kulit terus terpapar sinar matahari tanpa perlindungan yang memadai.
| Baca juga: Eksfoliasi Tepat Bantu Kulit Cerah dan Sehat |
Dr. Arthur menekankan bahwa perlindungan kulit sebaiknya dilakukan sejak dini sebagai langkah pencegahan jangka panjang. Selain menggunakan sunscreen secara rutin, masyarakat juga dianjurkan untuk menggunakan perlindungan fisik seperti topi, payung, kacamata, maupun pakaian yang menutupi kulit ketika beraktivitas di luar ruangan. “Perlindungan kulit tidak hanya mengandalkan sunscreen, tetapi juga perlu didukung dengan perlindungan fisik yang tepat,” ucapnya.
Menurutnya, penggunaan sunscreen tetap diperlukan meskipun seseorang lebih sering berada di dalam ruangan. Cahaya matahari yang masuk melalui jendela rumah, kendaraan, maupun gedung perkantoran masih dapat memberikan dampak terhadap kesehatan kulit. Oleh karena itu, penggunaan tabir surya setiap hari menjadi salah satu langkah sederhana yang efektif untuk mengurangi risiko kerusakan kulit akibat paparan sinar ultraviolet.
Fenomena ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan kulit perlu terus ditingkatkan. Dengan penggunaan sunscreen secara rutin dan penerapan perlindungan fisik yang memadai, masyarakat dapat menjaga kesehatan kulit dalam jangka panjang sekaligus mengurangi risiko munculnya flek, penuaan dini, serta berbagai masalah kulit lainnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....