Padukan Tradisi dan Edukasi, Lemonilo Tebar Pesan Hidup Sehat di Waisak Borobudur

  • 03 Jun 2026 10:58 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Magelang – Perayaan Hari Raya Waisak 2570 BE di Candi Borobudur tidak hanya menjadi momen sakral bagi umat Buddha dan daya tarik wisata dunia. Tahun ini, suasana di Plataran Borobudur terasa lebih hangat dan ramah keluarga berkat hadirnya inisiatif kreatif yang memadukan tradisi, edukasi, dan keceriaan anak-anak.

Salah satunya perusahaan FMCG (Fast-Moving Consumer Goods) terkemuka di Indonesia, Lemonilo, turut serta menyemarakkan rangkaian acara tersebut dengan membawa misi khusus, mengampanyekan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan pikiran (mindfulness) secara menyeluruh. Menariknya, kegiatan ini dikemas secara kreatif dengan memadukan edukasi dan budaya.

Di tengah prosesi sakral bagi umat hindu yang juga menjadi daya tarik bagi ribuan wisatawan, perayaan Waisak di Borobudur juga menjadi momentum berharga bagi Lemonilo untuk menghadirkan rangkaian aktivitas interaktif yang menyasar berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa.

Salah satu agenda utama Lemonilo adalah Sesi Dongeng Spesial yang digelar di Plataran Borobudur. Sesi ini dirancang secara khusus untuk menyampaikan pesan-pesan moral, kedamaian, serta pentingnya menjaga kesehatan tubuh dan kelestarian alam sejak dini kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan dan edukatif.

"Melalui kegiatan dongeng edukatif dan partisipasi dalam pelepasan lampion, Lemonilo ingin menyebarkan pesan kebaikan secara holistik. Kami percaya bahwa kesehatan sejati bermula dari keseimbangan antara tubuh yang ternutrisi dengan baik dan pikiran yang damai," ujar Karina Mahaya, Head of Marcomm Lemonilo, Rabu, 3 Juni 2026.

Puncak partisipasi Lemonilo ditandai dengan keterlibatan dalam prosesi Pelepasan Lampion Waisak di Plataran Borobudur, yang menjadi simbol keharmonisan, doa, serta harapan baik untuk kedamaian dunia.

Prosesi Pelepasan Lampion Waisak di Plataran Borobudur. (Foto: Dok/Lemonilo)

"Waisak di Borobudur selalu menjadi momen penuh kedamaian, refleksi diri, dan harmoni," ucapnya.

Selain memberikan asupan secara mental melalui dongeng, Lemonilo lanjut Karina Mahaya, juga memastikan fisik anak-anak dan keluarga yang hadir tetap terjaga selama mengikuti padatnya prosesi festival. Melalui booth interaktifnya, Lemonilo menyediakan pilihan makanan yang dibuat tanpa pengawet, pewarna sintetis, dan penguat rasa (3P).

Para orang tua yang hadir menyambut baik alternatif camilan sehat ini. Di tengah cuaca Magelang dan padatnya agenda festival, produk seperti Mi Lemonilo serta Chimi Keripik Tempe menjadi andalan keluarga untuk menjaga energi anak-anak mereka agar tetap aktif namun tetap mengonsumsi makanan yang bernutrisi.

"Kami berharap kehadiran Lemonilo di Plataran Borobudur dapat memberikan pengalaman yang berkesan bagi masyarakat. Melalui dongeng, kami menanamkan kebiasaan baik pada generasi muda, dan melalui lampion, kami menitipkan harapan untuk Indonesia yang lebih sehat dan harmonis," ujarnya, mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....