Bahaya Overdosis Vitamin D: Makin Banyak Bukan Makin Bagus

  • 21 Mei 2026 09:41 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Suplemen vitamin D kini semakin mudah ditemukan di pasaran dan kian diburu oleh masyarakat. Namun, anggapan bahwa semakin tinggi dosis suplemen, semakin bagus untuk tubuh adalah pemikiran yang keliru.

Melalui kanal YouTube pribadinya, dr. Saddam Ismail menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi di dalam tubuh ketika vitamin D dikonsumsi secara berlebihan.

Apa yang Terjadi di Dalam Tubuh Saat Overdosis Vitamin D?

Dampak paling fatal dari kelebihan vitamin D adalah terjadinya tumpukan kalsium yang bisa merusak ginjal.

Secara biologis, vitamin D bertugas membantu usus menyerap kalsium dari makanan yang kita konsumsi. Namun, ketika vitamin ini masuk dalam dosis yang terlampau tinggi, proses penyerapan kalsium menjadi tidak terkendali. Akibatnya, kadar kalsium dalam darah melonjak tajam—sebuah kondisi medis yang disebut hiperkalsemia (darah jenuh kalsium). Kondisi inilah yang menjadi akar dari serangkaian kerusakan organ tubuh lainnya.

Berapa Dosis Vitamin D yang Aman?

Agar terhindar dari risiko hiperkalsemia, berikut adalah panduan dosis vitamin D yang wajib Anda ketahui:

  • Kebutuhan Harian Dewasa Sehat: Cukup 600–800 IU per hari.

  • Batas Maksimal Konsumsi Mandiri: 4.000 IU per hari. Konsumsi di atas angka ini wajib berada di bawah pengawasan dan resep dokter.

  • Dosis Terapi Khusus: Dokter mungkin akan meresepkan dosis di atas 4.000 IU jika pasien mengalami defisiensi (kekurangan) vitamin D yang parah. Namun, ini dilakukan dengan pemantauan ketat dan jadwal konsumsi khusus (misalnya hanya seminggu sekali atau sebulan sekali), bukan untuk dikonsumsi setiap hari secara mandiri.

Cara Aman Memenuhi Kebutuhan Vitamin D Secara Alami

Kabar baiknya, Anda tidak perlu merogoh kocek dalam-dalam untuk membeli suplemen mahal. Alam telah menyediakan sumber vitamin D terbaik secara gratis, terutama bagi kita yang tinggal di Indonesia yang mendapat limpahan sinar matahari sepanjang tahun.

Berikut cara aman memenuhi kebutuhan vitamin D tanpa risiko overdosis:

  • Berjemur di Pagi Hari

    Waktu terbaik untuk berjemur adalah pukul 09.00–10.00 pagi, saat paparan sinar ultraviolet B (UVB) paling optimal untuk memicu produksi vitamin D di kulit. Cukup berjemur selama 10–15 menit, 2 sampai 3 kali seminggu.

    Tubuh kita memiliki sistem keamanan alami. Kulit akan otomatis menghentikan produksi vitamin D begitu jumlahnya sudah tercukupi, sehingga berjemur tidak akan pernah membuat Anda overdosis.

  • Konsumsi Makanan Kaya Vitamin D

    Optimalkan menu harian Anda dengan makanan yang kaya akan vitamin D alami, seperti kuning telur, daging ayam, dan ikan salmon segar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....