Kemenkes Siapkan Vaksin MR Dewasa, Tenaga Kesehatan Diprioritaskan
- 11 Apr 2026 00:02 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memprioritaskan vaksinasi campak bagi tenaga kesehatan (nakes) setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menerbitkan izin perluasan indikasi vaksin Measles-Rubella (MR) untuk kelompok usia dewasa.
Direktur Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kemenkes, L. Rizka Andalusia mengatakan kebijakan tersebut dilakukan guna melindungi tenaga kesehatan sebagai garda terdepan yang memiliki risiko tinggi tertular penyakit.
“Nah tentunya dengan adanya KLB ini potensi penularan kepada orang berisiko tinggi, dalam hal ini para nakes yang bekerja langsung dengan pasien, mengalami risiko tinggi,” kata Rizka, Rabu, 8 April 2026.
Sasaran vaksinasi mencakup 39.212 tenaga medis dan 223.150 tenaga kesehatan di 14 provinsi dengan kasus campak tertinggi. Selain tenaga kesehatan di wilayah prioritas, vaksinasi juga diberikan kepada 28.321 dokter umum dan dokter gigi yang tengah menjalani masa internship di seluruh Indonesia.
“Total kebutuhan vaksin bagi kelompok prioritas dewasa diperkirakan mencapai sekitar 290 ribu dosis,: ujarrnya.
Rizka memastikan ketersediaan vaksin nasional dalam kondisi aman. Hingga minggu ke-13 tahun 2026, stok vaksin MR tercatat sebanyak 9,8 juta dosis atau mencukupi kebutuhan selama sekitar 5,5 bulan ke depan.
Rizka mengegaskan pihaknya akan menjaga ketersediaan stok vaksin di seluruh daerah agar tetap terpenuhi namun tidak berlebihan, sehingga tidak menimbulkan risiko kerusakan vaksin.
Pemantauan dilakukan melalui mekanisme sistem SMILE pada platform Satu Sehat Logistik yang memungkinkan pemerintah memantau ketersediaan vaksin secara real-time mulai dari tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga puskesmas dan fasilitas pelayanan kesehatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....