Singkirkan 9 Benda Ini, jika Ingin Kamar Mandi Rapi dan Bersih
- 09 Apr 2026 10:05 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Tanpa disadari, kamar mandi sering dijadikan sebagai tempat menyimpan berbagai barang yang jarang digunakan atau sudah tidak layak pakai. Hal ini tentu bisa mengganggu kenyamanan, dan keindahan ruangan, bahkan bisa menjadi sumber penyakit.
Agar kamar mandi tetap menjadi tempat yang nyaman, bersih dan rapi, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan seperti yang dilansir dari Better Homes&Gardens, southernliving.com, dan marthastewart.com.
1.Perlengkapan Toilet Berukuran Mini
Perlengkapan toilet berukuran mini sering kali menjadi penyebab kamar mandi terlihat berantakan. Barang-barang seperti shampo, sabun, atau lotion mini yang biasanya diambil dari hotel sering kali dibiarkan menumpuk tanpa digunakan. Akibatnya, benda ini terselip di laci atau rak, bahkan hingga kedaluwarsa. Selain itu, ukuran kecilnya membuat benda ini sulit untuk digunakan secara rutin, sehingga lebih baik disumbangkan jika masih dalam kondisi belum dibuka.
2.Kosmetik Kadaluarsa
Kosmetik kedaluwarsa tidak hanya mengambil ruang di kamar mandi, tetapi juga berisiko bagi kesehatan kulit. Produk yang telah melewati masa pakainya, seperti foundation, maskara, atau lipstik, dapat kehilangan efektivitasnya dan bahkan menjadi sarang bakteri.
Penggunaan kosmetik semacam ini dapat memicu iritasi kulit, jerawat, atau bahkan infeksi. Sebagai panduan, perhatikan simbol pada kemasan dan tanggal kadaluarsa pada wadah kosmetik.
3.Handuk dan Keset usang
Handuk yang sudah tipis, sobek, atau kehilangan daya serapnya tidak lagi efektif digunakan. Sementara itu, keset yang usang cenderung menjadi tempat berkumpulnya debu dan kelembapan, sehingga berisiko menjadi sarang jamur. Selain itu, handuk dan keset yang tidak layak pakai dapat merusak estetika kamar mandi yang terorganisir. Untuk menjaga kerapian, gantilah handuk dan keset yang sudah tidak layak dengan yang baru. Handuk lama dapat didaur ulang menjadi kain lap, sementara keset usang bisa digunakan untuk keperluan lain di rumah.
4.Obat-obatan Kadaluarsa
Obat-obatan yang sudah kedaluwarsa juga sebaiknya segera disingkirkan dari kamar mandi. Obat yang melebihi tanggal kedaluwarsa tidak hanya kehilangan efektivitasnya, tetapi juga berisiko menjadi berbahaya jika dikonsumsi. Selain itu, menyimpan obat kedaluwarsa hanya akan menambah tumpukan barang yang tidak diperlukan, membuat ruang penyimpanan terasa sempit dan berantakan.
5.Gorden Plastik Kamar Mandi Kotor
Gorden plastik kamar mandi yang kotor juga sering kali menjadi penyebab utama kamar mandi terlihat berantakan dan tidak higienis. Gorden jenis ini mudah menumpuk jamur, lumut, dan kotoran, terutama karena paparan air dan kelembapan tinggi di kamar mandi.Meskipun dapat dicuci, kotoran yang menempel sering kali sulit hilang sepenuhnya, sehingga gorden tampak kusam dan tidak sedap dipandang. Solusinya, ganti gorden plastik yang kotor dengan bahan yang lebih ramah lingkungan, seperti kain berbahan hemp atau polyester tahan air, yang lebih mudah dibersihkan dan tahan lama.
6.Pisau cukur kotor atau berkarat
Pisau cukur yang dibiarkan terlalu lama tanpa digunakan atau tidak dibersihkan dengan baik dapat menjadi sarang bakteri. Selain itu, karat pada pisau cukur dapat menyebabkan iritasi kulit atau infeksi jika digunakan. Demi menjaga kebersihan dan kerapian, penting untuk segera membuang pisau cukur yang sudah kotor atau berkarat. Pilihlah pisau cukur berkualitas yang tahan lama dan simpan di tempat yang kering untuk menghindari kelembapan yang memicu karat.
7.Spons bekas
spons bekas sering kali menjadi sumber kekacauan di kamar mandi sekaligus tempat berkembangnya bakteri. Karena digunakan untuk mengangkat kotoran, minyak, dan sel kulit mati, spons yang telah lama dipakai cenderung menjadi lembap dan sulit kering sepenuhnya, menciptakan kondisi ideal untuk pertumbuhan mikroorganisme. Jika dibiarkan, hal ini dapat menyebabkan masalah kulit seperti jerawat atau iritasi.
8.Sikat Gigi dan Pasta Gigi Lama
Sikat gigi dan pasta gigi lama sebaiknya langsung segera dibuang untuk menjaga kamar mandi tetap terorganisir dan higienis. Sikat gigi yang sudah usang atau rusak, seperti bulu sikat yang rapuh atau terbelah, tidak hanya kurang efektif dalam membersihkan gigi, tetapi juga bisa menjadi sarang bakteri. Begitu pula dengan pasta gigi yang sudah kadaluarsa atau hampir habis sebaiknya dibuang, karena bisa kehilangan efektivitasnya dan menjadi tempat berkembang biaknya kuman. Menggantinya dengan yang baru secara teratur tidak hanya membuat kamar mandi lebih rapi, tetapi juga mendukung kebersihan mulut yang lebih baik.
9.Botol yang sudah kosong
Botol sabun atau shampoo yang sudah kosong sering kali hanya menambah kekacauan di rak atau area shower, menghalangi ruang untuk produk lain yang lebih diperlukan. Selain itu, botol kosong yang dibiarkan terlalu lama dapat menumpuk debu atau kotoran, menciptakan kesan berantakan. Sebaiknya segera buang botol kosong atau daur ulang jika memungkinkan, untuk menjaga kamar mandi tetap rapi, fungsional, dan nyaman digunakan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....