Atasi Migren saat Kumpul Keluarga di Momen Lebaran

  • 18 Mar 2026 13:14 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Menghadapi serangan migren saat momen Lebaran tentu sangat mengganggu keceriaan berkumpul bersama sanak saudara. Gejala nyeri berdenyut yang hebat sering kali muncul justru saat suasana rumah sedang ramai dan bising. Perlu strategi khusus agar tetap bisa menikmati hidangan khas hari raya tanpa harus terkapar di kamar.

Laman mandayahospitalgroup.com menyebutkan kiat atasi migren dengan cepat:

1. Kenali pemicunya

Suasana Lebaran penuh dengan pemicu migren mulai dari aroma masakan yang tajam hingga suara musik yang keras. Segeralah menjauh sejenak jika mulai merasa sensitif terhadap kebisingan di ruang tamu.

2. Atur pola makan

Hidangan bersantan dan tinggi gula yang melimpah saat Idulfitri sering kali menjadi penyebab utama gangguan saraf. Konsumsi lemak jenuh secara berlebihan dapat memicu peradangan yang berujung pada nyeri kepala sebelah. Cobalah untuk tetap mengonsumsi buah-buahan di sela-sela menyantap opor atau rendang.

3. Jaga hidrasi tubuh

Kesibukan menyalami tamu terkadang membuat lupa untuk minum air putih yang cukup sepanjang hari. Dehidrasi adalah salah satu pemicu migren yang paling umum namun paling sering diabaikan saat perayaan.

4. Batasi asupan kafein dan teh

Menyuguhkan teh manis atau kopi kepada tamu adalah tradisi, namun batasi konsumsinya untuk diri sendiri. Kafein yang berlebihan dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah yang memicu serangan nyeri setelah efeknya hilang.

5. Ciptakan ruang istirahat sejenak

Jangan memaksakan diri untuk terus berada di tengah keramaian jika rasa nyut-nyutan mulai muncul di pelipis. Mintalah izin kepada keluarga untuk beristirahat di kamar yang gelap dan tenang selama lima belas menit untuk relaksasi singkat.

6. Kelola stres dan ekspektasi

Persiapan Lebaran yang melelahkan sering kali meninggalkan tumpukan stres yang meledak tepat di hari kemenangan. Cobalah untuk tetap tenang dan tidak terlalu memusingkan segala kekurangan dalam penyambutan tamu di rumah. Tarik napas dalam secara teratur untuk menjaga aliran oksigen ke otak tetap optimal selama acara berlangsung.

7. Siapkan obat cadangan

Selalu bawa obat pereda nyeri yang biasa digunakan di dalam tas atau kantong pakaian yang mudah dijangkau. Mengonsumsi obat pada tahap awal migren muncul jauh lebih efektif dibandingkan menunggu nyeri menjadi tak tertahankan.

8. Prioritaskan kualitas tidur

Malam takbiran biasanya diisi dengan kegiatan hingga larut malam yang memotong waktu istirahat. Pastikan tetap mendapatkan tidur yang cukup agar esok hari bisa bersilaturahmi dengan kondisi fisik yang prima.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....