Apa yang Harus Dilakukan kala Demam?
- 17 Mar 2026 13:45 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Demam merupakan respons alami tubuh saat sedang berjuang melawan infeksi atau benda asing yang masuk. Kondisi ini seringkali ditandai dengan peningkatan suhu tubuh di atas batas normal disertai rasa menggigil atau lemas. Memahami cara menangani demam dengan tepat dapat membantu mempercepat proses pemulihan tanpa rasa panik yang berlebihan.
Ternyata penanganan demam tiap orang bisa berbeda. Salah satu pendengar RRI, Andi di Batam menyatakan untuk konsumsi biji selasih saat demam. “Saya bikin minuman biji selasih untuk meredakan panas dalam, lalu tidur yang berkualitas. Biasanya demam akan reda setelah tidurnya cukup,”ungkapnya.
Berbeda yang disampaikan Ibu Narti di Muja Muju,”Saya selalu menyediakan air putih hangat di samping tempat tidur. Bila ada yang demam, biasanya dikompres hangat dulu,” ucapnya dalam perbincangan di acara Indonesia Banget Pro 1 RRI Yogyakarta pada Jumat, 13 Maret 2026 lalu.
Dilansir dari laman www.rspondokindah.co.id beberapa upaya mengatasi demam:
1. Beristirahat
Pastikan tubuh beristirahat total agar energi terfokus pada sistem imun. Matikan gadget dan tidur lebih awal saat merasa meriang.
2. Menjaga hidrasi tubuh
Cairan membantu mendinginkan tubuh dari dalam sekaligus mengganti cairan yang hilang akibat keringat atau metabolisme yang meningkat. Sebaiknya sediakan air putih hangat di samping tempat tidur.
| Baca juga: Kurang Tidur, Ini yang Harus Dilakukan |
3. Penggunaan kompres
Gunakanlah air hangat untuk membasuh area lipatan tubuh seperti ketiak atau dahi. Teknik ini membantu membuka pori-pori sehingga panas tubuh dapat keluar dengan lebih efisien melalui proses evaporasi.
4. Makan sup hangat
Sup ayam hangat menjadi menu andalan saat demam. Uap panas dari sup dapat melegakan pernapasan sementara nutrisinya mengembalikan tenaga yang terkuras.
5. Gunakan pakaian berbahan katun
Pilihan pakaian juga memegang peranan penting dalam kenyamanan pasien saat suhu tubuh sedang fluktuatif. Sebaiknya gunakan pakaian berbahan katun yang tipis agar panas tubuh tidak terperangkap di dalam kulit.
| Baca juga: Waspadai Ebola, Gejalanya Mirip Flu |
6. Gunakan obat penurun panas
Pastikan membaca dosis yang tertera pada kemasan atau melakukan konsultasi singkat dengan tenaga medis profesional. Keamanan dalam mengonsumsi obat-obatan tetap menjadi prioritas agar tidak timbul efek samping yang justru memperburuk kondisi kesehatan.
7. Pantau perkembangan suhu tubuh berkala
Gunakan termometer yang akurat untuk memastikan kondisi tidak memburuk. Jika demam disertai gejala berat seperti sesak napas atau ruam, segera hubungi fasilitas kesehatan terdekat untuk penanganan medis.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....