Panduan Olahraga Saat Puasa, Warga Diimbau Tetap Aktif

  • 15 Mar 2026 09:25 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta mengimbau masyarakat untuk tetap melakukan aktivitas fisik selama menjalankan ibadah puasa Ramadan, Sabtu 14 Maret 2026.

Melalui materi edukasi kesehatan yang disebarluaskan kepada masyarakat, dinas tersebut memberikan panduan waktu dan intensitas olahraga yang dianjurkan agar tubuh tetap bugar tanpa mengganggu kondisi saat berpuasa.

Kepala Seksi Promosi Kesehatan Masyarakat Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan, drg. Arumi Wulansari, M.P.H. menyampaikan bahwa menjaga kebugaran tubuh selama Ramadan merupakan bagian penting dari pola hidup sehat.

Oleh karena itu, masyarakat tetap dianjurkan melakukan aktivitas fisik secara teratur dengan memperhatikan waktu yang tepat agar tidak menimbulkan kelelahan berlebih. “Aktivitas fisik tetap penting dilakukan selama puasa, asalkan disesuaikan dengan waktu dan intensitasnya,” ujarnya.

Edukasi ini disampaikan sebagai bagian dari kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) yang terus digencarkan pemerintah. Program tersebut bertujuan mendorong masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat, termasuk menjaga kebugaran tubuh selama bulan Ramadan agar tetap produktif dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Dalam panduan yang dibagikan kepada masyarakat, aktivitas fisik disarankan dilakukan sekitar 30 hingga 60 menit sebelum waktu berbuka puasa. Pada waktu tersebut, masyarakat dianjurkan melakukan olahraga dengan intensitas ringan seperti jalan cepat, bersepeda santai, atau yoga.

Aktivitas ini membantu tubuh membakar sisa glikogen sekaligus memanfaatkan cadangan lemak sebagai sumber energi.

Selain menjelang berbuka, olahraga juga dapat dilakukan sebelum waktu sahur. Pada waktu ini masyarakat dapat melakukan aktivitas fisik dengan intensitas ringan hingga sedang. Tujuannya untuk membantu meningkatkan metabolisme tubuh sehingga tubuh lebih siap menjalani aktivitas sepanjang hari saat berpuasa.

Sementara itu, aktivitas fisik dengan intensitas yang lebih tinggi dianjurkan dilakukan pada malam hari setelah makan besar, yakni sekitar dua hingga tiga jam setelah berbuka puasa. Pada waktu tersebut, tubuh telah kembali memperoleh asupan energi sehingga lebih siap melakukan olahraga yang lebih berat seperti berlari atau latihan beban.

Melalui panduan tersebut, Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta berharap masyarakat tetap dapat menjaga kebugaran selama menjalankan ibadah puasa.

“Jika dilakukan dengan waktu dan intensitas yang tepat, olahraga justru membantu menjaga kesehatan serta meningkatkan daya tahan tubuh selama Ramadan,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....