Kebiasaan Buruk saat Puasa yang Diam Diam Merusak Ginjal
- 28 Feb 2026 11:04 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Banyak orang mengira menahan haus saat puasa bisa merusak ginjal. Faktanya, puasa justru dapat memberikan waktu istirahat bagi ginjal.
Kerusakan ginjal selama bulan puasa sering kali dipicu oleh kebiasaan buruk saat sahur dan berbuka yang jarang disadari. Mulai dari kebiasaan minum es teh manis, makan gorengan, hingga cara minum air putih yang salah jelang imsak.
Kebiasaan yang perlu dihindari agar ginjal tetap sehat selama puasa:
Terlalu Banyak Minum Es Teh Manis dan Sirup Saat Berbuka Puasa
Berbuka dengan minuman manis memang terasa menyegarkan. Namun, konsumsi es teh manis atau sirup secara berlebihan dapat membahayakan ginjal.
Minuman manis mengandung kadar gula cair yang sangat tinggi. Gula cair ini langsung masuk ke aliran darah dengan cepat dan menyebabkan lonjakan kadar gula secara drastis dalam hitungan menit. Kondisi ini mengharuskan ginjal untuk bekerja keras menyaring darah yang menjadi lebih kental akibat gula.
Selain itu, Gula berlebih juga akan melukai pembuluh darah kecil di dalam ginjal. Luka ini perlahan merusak saringan ginjal. Jika kebiasaan ini terus dilakukan, maka ginjal akan mengalami kelelahan ekstrem dan meningkatkan resiko diabetes.
Memakan Gorengan Dan Makanan Tinggi Garam
Gorengan selalu menjadi primadona menu berbuka puasa. Namun, makanan ini mengandung banyak garam atau natrium. Garam memiliki sifat mengikat air di dalam tubuh sehingga memicu rasa haus berlebihan.
Konsumsi natrium berlebih juga meningkatkan volume darah dan membuat tekanan darah naik. Tekanan darah tinggi yang terus-menerus dapat merusak pembuluh darah ginjal.
Sebagai alternatif, disarankan berbuka dengan buah seperti kurma. Kandungan gula alaminya membantu mengembalikan energi, sementara kalium di dalamnya membantu menstabilkan tekanan darah.
Minum Kopi Atau Teh Saat Makan Sahur
Kandungan kafein pada teh dan kopi memiliki efek diuretik, yaitu merangsang tubuh untuk lebih sering buang air kecil. Akibatnya, cadangan cairan yang seharusnya digunakan untuk siang hari justru terbuang sia – sia.
Kondisi ini mempercepat dehidrasi dan membuat ginjal kekurangan cairan untuk menyaring racun selama menahan haus di siang hari. Ginjal terpaksa menyaring darah dalam kondisi kering sehingga akan timbul gesekan yang bisa melukai dinding ginjal.
Minum Air Putih Sekaligus Banyak Menjelang Imsak
Pola minum air putih yang salah juga bisa berdampak buruk. Banyak orang yang menenggak air dalam jumlah banyak sekaligus dengan harapan tubuh akan menyimpan cairan lebih lama. Padahal, tubuh tidak bekerja seperti tangki penyimpanan. Ginjal akan segera membuang kelebihan cairan yang masuk secara mendadak melalui urine. Akibatnya, tubuh tetap berisiko kekurangan cairan di siang hari.
Untuk itu, disarankan menerapkan pola minum bertahap, misalnya dengan metode 2-4-2: dua gelas saat berbuka, empat gelas di malam hari, dan dua gelas saat sahur. Pola ini memastikan sel tubuh menyerap air secara perlahan sehingga ginjal bisa mendapatkan pasokan air stabil sepanjang hari.
Minum Obat Pereda Nyeri Tanpa Resep Dokter
Penggunaan obat pereda nyeri tanpa pengawasan dokter juga perlu diwaspadai. Beberapa jenis obat pereda nyeri bisa mengurangi aliran darah menuju ginjal. Kondisi ini akan sangat fatal jika tubuh sedang kekurangan cairan. Efek ini bisa memperberat kerja ginjal bahkan memicu gangguan gagal ginjal akut. Karena itu, konsumsi obat sebaiknya dilakukan sesuai anjuran dan pengawasan tenaga medis.
Ginjal merupakan organ vital yang tidak memberikan tanda peringatan dini saat mengalami kerusakan. Gejala biasanya baru muncul ketika kondisinya sudah cukup parah. Oleh sebab itu, menjaga pola makan dan minum selama puasa menjadi langkah penting untuk melindungi fungsi ginjal.
Puasa dapat memberikan manfaat kesehatan apabila dijalani dengan pola asupan yang tepat. Mengurangi minuman manis dan makanan asin, menghindari kafein saat sahur, mencukupi kebutuhan cairan secara bertahap, serta tidak sembarangan mengonsumsi obat merupakan langkah sederhana yang dapat membantu menjaga ginjal tetap sehat sepanjang bulan Ramadhan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....