Cara Cuci Tangan Benar Cegah ISPA Secara Efektif

  • 08 Feb 2026 19:44 WIB
  •  Yogyakarta

RRI. CO. ID, Yogyakarta - Cara mencuci tangan dengan benar menjadi langkah sederhana namun sangat efektif dalam mencegah Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Kebiasaan ini sering dianggap sepele, padahal memiliki dampak besar bagi kesehatan masyarakat.

" ISPA ini kan penyakit yang mudah menular melalui percikan droplet dan tangan yang terkontaminasi kuman, tangan yang tidak bersih dapat menjadi perantara masuknya virus dan bakteri ke dalam tubuh melalui hidung, mulut, dan mata.Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir terbukti mampu membunuh kuman penyebab penyakit", ujar dr. Y. Nugrahaningtyas Utami, M. Kes selaku Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Respati Yogyakarta kepada RRI dalam obrolan Jaga Malam pada Jumat, 6 Februari 2026.

Dijelaskan dr. Tyas panggilan akrabnya, langkah cuci tangan yang benar menurut WHO terdiri dari 6 tahap (TEPUNG SELACI PUPUT) menggunakan sabun dan air mengalir. "Tahapannya itu meliputi ratakan sabun, gosok punggung tangan, sela-sela jari, mengunci, putar ibu jari, dan putar ujung jari, lalu bilas dan keringkan", kata dr. Tyas.

Enam langkah cuci tangan yang benar sesuai standar WHO yaitu pertama basahi tangan dengan air, tuang sabun secukupnya, dan gosok kedua telapak tangan secara lembut dengan arah memutar.Kedua,usap dan gosok kedua punggung tangan secara bergantian dengan sabun.

Ketiga, gosok sela-sela jari hingga bersih.Keempat, bersihkan ujung jari dengan posisi saling mengunci (jari-jari dalam posisi saling terkait).

Kelima,gosok dan putar kedua ibu jari secara bergantian dalam genggaman.Keenam,gosokkan ujung jari atau kuku ke telapak tangan secara berputar setelah itu bilas tangan dengan air mengalir bersih dan keringkan menggunakan tisu atau handuk sekali pakai.

"Idealnya kita mencuci tangan dengan air yang mengalir, tapi kalau nggak ada air yang mengalir, bisa gunakan hand sanitizer atau tisue basah 60 persen kadar alkoholnya.Perhatikan juga durasinya mencuci tangannya itu dari 40 sampai 60 detik ,nggak perlu lama - lama asalkan benar caranya," ucap dr. Tyas.

Waktu mencuci tangan sebaiknya dilakukan setelah batuk, bersin, atau membuang ingus juga sebelum makan atau menyiapkan makanan. Setelah beraktivitas di tempat umum atau memegang benda kotor, setelah merawat orang yang sakit juga merupakan waktu yang tepat untuk mencuci tangan.

Kebiasaan ini sangat penting terutama bagi anak-anak dan lansia yang merupakan usia rentan terkena ISPA. Di tengah meningkatnya risiko penyakit pernapasan, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat menjadi kunci utama pencegahan.

Cuci tangan adalah salah satu langkah paling mudah dan murah untuk dilakukan setiap hari oleh siapa saja dan manfaatnya sangat banyak bagi kesehatan. Dengan membiasakan cuci tangan yang benar, masyarakat dapat melindungi diri sendiri dan orang lain dari ISPA.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....