Kasus DBD Turun, Dinkes Ingatkan Pentingnya 3M Plus
- 30 Jan 2026 10:44 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Pengendalian penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) terus dilakukan Pemerintah Kota Yogyakarta, termasuk pada puncak musim hujan saat ini. Prioritas ini dilakukan karena Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) termasuk wilayah endemis dengue, tercatat selama tahun 2025 kasus DBD di Kota Yogyakarta sebanyak 270 kasus.
Epidemiolog Kesehatan Ahli Muda Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular dan Imunisasi, Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, Anandi Iedha Retnani mengatakan, DBD masih menjadi fokus utama karena ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti yang adaptif di lingkungan perkotaan. Tercatat ada penurunan kasus dari tahun 2024 tercatat 301 kasus dan tahun 2025 sebanyak 270 kasus.
"Ada penurunan, meski angkanya masih mendekati tahun sebelumnya,” katanya, Jumat, 30 Januari 2026.
Anandi menjelaskan, salah satu upaya inovatif pengendalian yang dilakukan adalah penyebaran nyamuk ber-Wolbachia. Langkan ini diklaim terbukti membantu menurunkan kemampuan nyamuk menularkan virus dengue.
“Monitoring tahun 2024 menunjukkan sekitar 87,2 persen populasi nyamuk di Kota Yogyakarta sudah mengandung Wolbachia,” ucapnya.
Anandi menyebutkan, meski terbilang cukup efektif mengendalikan pesebaran nyamuk Aedes Aegypti, namun intervensi biologis tersebut tidak menggantikan peran masyarakat. Pengendalian utama tetap melalui Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M Plus yang dilakukan rutin minimal seminggu sekali.
Dijelaskan Anandi, 3M Plus yakni Menguras tempat penampungan air, Menutup rapat wadah penampungan air, Mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air. Sedangkan Plus upaya mencegah gigitan nyamuk dan menjaga kebersihan lingkungan.
Pendekatan di masyarakat juga dilakukan berbasis Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik (Juru Pemantau Jentik), di mana setiap keluarga bertanggung jawab memantau jentik nyamuk di rumahnya sendiri.
Fogging hanya dilakukan sebagai langkah terakhir apabila ditemukan kasus dan Angka Bebas Jentik (ABJ) di bawah 95 persen, karena fogging hanya membunuh nyamuk dewasa dan tidak menyasar jentik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....