Antrean Online JKN Permudah Lansia Mengakses Layanan Kesehatan
- 30 Jan 2026 09:16 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Kesehatan merupakan aset terbesar bagi kehidupan manusia, namun berbeda dengan Mustinah yang sejak muda telah mengidap hipertensi. Kala itu, ia harus menyisihkan uang setiap bulannya untuk menebus onat yang dikonsumsinya secara teratur agar kondisinya tetap stabil.
Murtinah mengatakan, sudah rutin menjalani pengobatan ke Puskesmas. Saat belum ada Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) harus menyisihkan uang untuk membeli obat.
Saat pertama kali ada Program JKN, dirinya disarankan oleh petugas puskesmas untuk segera mendaftar. Kemudian Murtinah langsung mengunjungi BPJS Kesehatan Kantor Cabang Yogyakarta untuk melakukan pendaftaran sebagai peserta JKN.
"Saya merasakan sekali, JKN sangat membantu dan meringankan beban biaya. Apalagi bagi saya yang harus rutin kontrol ke rumah sakit setiap bulan,” katanya, Rabu, 28 Januari 2026.
Mustinah juga telah memanfaatkan Aplikasi Mobile JKN, sejak diluncurkan pertama kali, dan lebih senang datang ke fasilitas kesehatan menggunakan transportasi umum, seorang diri. Oleh karena itu, sang buah hati membantunya untuk memasang aplikasi tersebut pada gawainya.
“Awalnya, saat mau mendaftar secara online belum juga berhasil, ternyata kuota saya habis. Sekarang saya bisa mengambil antrean lewat aplikasi ini, secara mandiri. Anak-anak saya sudah merantau, jauh dari rumah. Belum lagi, mereka harus merawat cucu-cucu saya yang masih kecil. Jadi, saya lebih sering melakukan hal apapun sendirian,” ucapnya.
Mustinah mengakui, operasional fitur pada aplikasi Mobile JKN sangat mudah terutama untuk antrean online, dengan sekali klik. Saat ini ia juga tidak harus menunggu terlalu lama di fasilitas layanan keseharan yang dikunjungi, karena ketika nomor antrean keluar bisa diperkirakan waktu datangnya.
“Saya selalu mendaftar lewat antrean online setiap kontrol rutin, lebih cepat, saya hanya perlu datang saat nomor antrean sudah dekat. Kebetulan jarak dari rumah ke rumah sakit ini tidak terlalu jauh. Aplikasi ini mudah digunakan, sekalipun bagi saya yang sudah berusia lanjut, sangat membantu sekali,” ujarnya.
Mustinah menyampaikan, kondisi kesehatannya sempat menurun, karena tensi cukup tinggi, Dokter juga menyarankan untuk rawat inap selama beberapa hari di rumah sakit.
Meskipun dirinya terdaftar sebagai peserta JKN kelas dua, pelayanan yang diberikan dokter dan petugas di rumah sakit tetap optimal.
“Kebetulan saya di rumah sakit sendirian. Jadi, setiap hari saya hanya mengandalkan perawat jaga. Namun, semua aman, makan dan minum obat selalu tepat waktu, mereka membantu saya dari awal masuk sampai sudah dinyatakan sehat, dan dapat kembali ke rumah, semua pengobatan saya dijamin JKN. Saya tidak perlu lagi khawatir berapa uang yang harus saya keluarkan,” ujarnya, menjelaskan.
Pengalaman Mustinah menjadi gambaran bagaimana transformasi digital layanan JKN, khususnya antrean online, mampu meningkatkan kenyamanan dan akses layanan kesehatan, termasuk bagi kelompok lanjut usia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....