Boardgame Land, Solusi Generali Indonesia Perkuat Ketahanan Keluarga
- 06 Des 2025 17:12 WIB
- Yogyakarta
KBRN, Yogyakarta: Angka kekerasan dalam rumah tangga dan masalah ekonomi, di era saat ini menjadi tantangan bagi ketahanan keluarga Indonesia. Memahami tantangan yang terjadi, sebuah pendekatan inovatif dihadirkan justru dari hal yang sederhana dan menyenangkan.
PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) melalui gerakan The Human Safety Net (THSN) menggandeng Komunitas Ibu Profesional, untuk membuktikan bahwa permainan bukan sekadar sarana hiburan, melainkan instrumen edukasi yang ampuh untuk memperkuat pondasi keluarga.
Melalui program Boardgame Land, para keluarga khususnya keluarga rentan, didorong untuk membangun komunikasi antar sesama melalui permainan, guna memperkuat ketahanan keluarga. Program ini dihadirkan sebagai salah satu upaya mendukung keluarga Indonesia untuk memperkuat ketahanan dan kedaulatan keluarga.
Diselenggarakan secara bertahap di 30 kota sejak bulan Juni hingga Desember, Boardgame Land, sebuah acara interaktif yang melibatkan seluruh anggota keluarga sekaligus mempertemukan para penggiat dan penggerak modul edukatif dalam keluarga, akan hadir di berbagai kota di Pulau Sumatera, Jawa, Sulawesi, dan Kalimantan.
Adapun THSN merupakan gerakan global Generali Group yang aktif di 26 negara, dan bertujuan untuk membuka potensi orang-orang yang hidup dalam keadaan rentan. Sehingga mereka dapat mengubah kehidupan keluarga dan komunitas mereka.
Di Yogyakarta, Boardgame Land berlangsung pada hari ini, Sabtu (6/12/2025) di Gamestory Boardgame & Cafe, Sleman, Yogyakarta, yang menghadirkan Expo Boardgame dengan berbagai permainan keluarga dan tradisional. Acara ini ditujukan untuk membangun komunikasi serta pendidikan keluarga, seperti Boardgame Open Space, ruang permainan, ilmu dan keterampilan seputar permainan boardgame.
Sedangkan Workshop digelar membahas seputar pendidikan anak dan keluarga yang akan memberikan wawasan baru kepada seluruh keluarga yang hadir. Seluruh materi modul boardgame ditujukan untuk meningkatkan ketahanan keluarga dalam berbagai aspek, termasuk komunikasi, interaksi, hingga perencanaan finansial.
Head of Marketing and Communications Generali Indonesia sekaligus Program Manager The Human Safety Net Indonesia, Windra Krismansyah mengungkapkan, dalam menjalankan operasionalnya di berbagai negara, Generali selalu menekankan pada aspek keberlanjutan di berbagai sisi. Melalui program The Human Safety Net ini Generali ingin mewujudkan masyarakat yang lebih berdaya dan berkelanjutan melalui penguatan ketahanan keluarga.
"Kami percaya keluarga yang menjadi fondasi ketahanan nasional, dan mempersiapkan generasi masa depan gemilang juga dipersiapkan mulai dari keluarga. Untuk itu, di momen spesial yang juga dalam rangka ulang tahun Generali Indonesia yang ke-17 tahun ini, kami mengajak banyak keluarga untuk bisa sama-sama memperkuat ketahanan keluarga, mulai dari ketahanan sosial, psikologis, hingga ketahanan finansial," kata Windra Krismansyah dalam keterangan tertulisnya.
Generali Indonesia memahami, bahwa membangun ketahanan keluarga memiliki banyak manfaat, termasuk menciptakan keluarga yang harmonis, meningkatkan kesejahteraan anggota keluarga, dan memperkuat fondasi masyarakat. Ketahanan keluarga juga berperan dalam pengembangan sumber daya manusia berkualitas dan stabilitas sosial.
Semakin baik ketahanan keluarga, semakin baik pula kemampuan keluarga menghadapi perubahan atau situasi krisis yang mungkin bisa terjadi. Dengan membangun ketahanan keluarga, kolaborasi Generali Indonesia dan Komunitas Ibu Profesional tidak hanya menciptakan keluarga yang lebih baik, tetapi juga berkontribusi pada pembangunan masyarakat yang lebih berdikari secara keseluruhan.
“Kami sangat senang bisa berkolaborasi dengan Generali Indonesia untuk bisa bersama-sama membekali keluarga agar memiliki jati diri, bisa mandiri, dan memiliki kedaulatan penuh dalam pengambilan keputusan di keluarganya. Hal ini menjadi sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak dengan baik dan membangun jaringan komunitas yang saling mendukung," kata Septi Peni Wulandani selaku Founder Komunitas Ibu Profesional.
Septi Peni acara mengungkapkan, program yang dihadirkan Generali Indonesia di tengah-tengah masyarakat Indonesia ini nantinya diharapkan semakin membuka pemikiran setiap keluarga terkait pentingnya membangun komunikasi, termasuk melalui sebuah permainan.
"Selah acara ini, kami berharap akan semakin banyak keluarga yang memahami cara membangun komunikasi dengan beraneka macam permainan atau boardgame keluarga dan juga bisa menginspirasi keluarga lainnya, guna membangun Indonesia yang lebih baik di masa depan," ujar Septi Peni.
Berbagai program The Human Safety Net dari Generali Indonesia terus digencarkan bersama Komunitas Ibu Profesional sejak tahun 2020, dan THSN Indonesia sendiri sejak tahun 2018 telah memberikan dampak kepada lebih dari 22.000 anak dan keluarga untuk penguatan ketahanan keluarga yang termasuk literasi finansial, khususnya asuransi, dan persiapan perencanaan keuangan keluarga.
Secara global, gerakan The Human Safety Net telah aktif di 26 negara dan telah membantu lebih dari 800.000 orang yang fokus pada dua program utama : for families dan for refugees. Lebih dari 4.000 karyawan dan agen Generali Group juga sudah ikut terlibat dalam gerakan ini.
Setiap tahunnya, The Human Safety Net menggalang inisiatif Global Challenge dengan mengajak peran serta dari karyawan, tenaga pemasar, dan mitra Generali Indonesia serta masyarakat secara umum, untuk berpartisipasi dalam meningkatkan dampak sosial. Program Boardgame Land yang yang dilaksanakan ini terselenggara berkat hasil kontribusi The Human Safety Net Global Challenge di tahun 2024.
“Berbagai rangkaian program The Human Safety Net ini juga merupakan upaya Generali dalam menegaskan peran perusahaan sebagai responsible corporate citizen atau warga negara korporasi yang bertanggung jawab, selain berbagai insiatif lainnya seperti dukungan terhadap berbagai rangkaian acara olahraga, PLAN & PLANT, 1 Polis = 1 Mangrove, dan program responsible waste management," ujar Windra, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....