MA Madania Bantul Ikuti pembinaan P3LP dan Kebencanaan Madrasah

  • 05 Okt 2026 14:06 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Bantul – Siswa-Siswi MA Madania Bantul mengikuti kegiatan pembinaan Pertolongan Pertama Pada Luka Psikologis (P3LP) dan informasi Kebencanaan Madrasah sebagai bagian dari upaya meningkatkan wawasan, keterampilan, serta kesiap siagaangapan siswa dalam pola hidup sehat dan penanggulangan bencana, Jumat 2 Oktober 2026. Bertempat di di Musholla Madrasah,kegiatan pembinaan ini bekerja sama dengan Puskesmas Banguntapan III dan mahasiswi Universitas Jenderal Ahmad Yani Yogyakarta.

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi madrasah untuk memberikan pendampingan kepada siswa agar mampu menjalani pola hidup sehat dan kesiap siagaan bencana madrasah. Dengan demikian diharapkan kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman secara teoritis, tetapi juga mendorong siswa untuk dapat menerapkan nya dalam kehidupan sehari hari dan ketika terjadi bencana di madrasah.

Kepala MA Madania Bantul, Anis Fatiha, S.Ag, M.Pd, dalam sambutannya mengatakan bahwa program ini merupakan kegiatan pendampingan siswa yang bertujuan untuk meningkatkan wawasan kesehatan dan kesiapsiagaan madrasah bagi para siswa dalam menghadapi segala persoalan psikologis siswa dan kebencanaan.

“Kegiatan yang diselenggarakan ini dapat mencakup berbagai materi dan kegiatan yang membantu siswa mengenali potensi diri, membangun kepercayaan diri, meningkatkan kedisiplinan. Selain itu juga menanamkan tanggungjawab siswa untuk dapat membantu dan menolong sesama siswa secara psikologis maupun penanggulangan ketika terjadi bencana,” kata Anis Fatiha.

Materi kegiatan yang digelar ini diisi oleh dr. Evi dari Puskesmas Banguntapan III dan mahasiswi Unjani Yogyakarta. Pemateri pertama, dr. Evi menjelaskan materi dalam hal pertolongan pertama pada luka psikologis.

“Pertolongan pertama pada luka psikologis adalah dengan memperhatikan, mendengar dan menghubungkan semua terjadi karena adanya kerentanaan. Ketika terjadi bencana, madrasah wajib berkoordinasi dengan pihak terkait seperti, BPBD, Kelurahan atau Forum Penanggulangan resiko bencana tingkat kelurahan, Puskesmas, sehingga terpenuhinya keterjaminan keselamatan bagi warga madrasah,” kata dr. Evi.

Ditambahkannya, BPBD adalah Badan Penanggulanagan Bencana Daerah yang bertugas menangani bencana. Penanganannnya mulai dari pencegahan dan mitigasi bencana, kesiapsiagaan menghadapi bencana, penanganan saat terjadi bencana, evakuasi dan penyelamatan, hingga penanganan pascabencana dan pemulihan. BPBD jugs menangani kejadian seperti gempa bumi, banjir, tanah longsor, kebakaran, angin kencang, kekeringan dan segala bencana yang datang.Ujarnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa-siswi MA Madania semakin memiliki bekal pengetahuan, sigap dan tanggungjawab dalam menanggulangi persoalan psikologis siswa dan kesiapsiagaan bencana. (ajeng)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....