Gandeng Ratusan Guru BK DIY-Jateng, UII Resmi Luncurkan PMB TA 2027/2028

  • 15 Sep 2026 15:40 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Universitas Islam Indonesia (UII) bersama Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi. Langkah ini diambil guna meningkatkan kualitas penerimaan mahasiswa baru (PMB), sekaligus mengembalikan reputasi Yogyakarta sebagai kota pelajar utama di Indonesia.

Dalam UII x MGBK: Seminar Guru BK dan Peluncuran PMB UII yang diikuti ratusan pengurus dan anggota MGBK dari DIY dan Jawa Tengah, Rektor UII Prof. Dr. Ir. Hari Purnomo, M.T., IPU., ASEAN Eng., mengungkapkan kekhawatirannya, terkait pergeseran predikat kota pelajar yang selama ini melekat pada Yogyakarta. Ia menilai persaingan antar-perguruan tinggi dan dinamika pendidikan di daerah lain menuntut sinergi yang lebih erat antara perguruan tinggi dan sekolah menengah.

"Kita tahu bahwa Jogja ini sekarang kalau kita lihat, bukan lagi menjadi Kota Pelajar. Kota Pelajar sekarang itu adalah Malang, bukan Jogja, oleh karena itu, tentunya kami dari UII menginginkan bahwa Jogja ini menjadi kota pelajar lagi," katanya, Selasa, 15 September 2026.

Prof. Hari menjelaskan, tantangan perguruan tinggi di Yogyakarta saat ini semakin kompleks, termasuk pesatnya pertumbuhan institusi pendidikan tinggi di luar Jawa serta perubahan tren penerimaan mahasiswa. Oleh sebab itu, UII berkomitmen mempercepat agenda admisi dan memperluas kerja sama kemitraan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada tim admisi serta seluruh mitra kami, khususnya guru-guru BK yang ada di DIY dan Jawa Tengah. Sinergi ini saling menguntungkan. Harapan kami, kerja sama ini dapat terus ditingkatkan agar UII bisa mendapatkan calon mahasiswa yang betul-betul berkualitas, sekaligus UII berkomitmen menjaga mutu pendidikan lulusannya," ujarnya.

Pada periode PMB TA 2027/2028, UII menawarkan 66 program studi yang tersebar di sembilan fakultas, mulai dari jenjang diploma, sarjana, pascasarjana, hingga program spesialis dan internasional. Untuk memberikan fleksibilitas bagi para calon mahasiswa, UII menyediakan berbagai pilihan jalur seleksi yang meliputi Jalur Rapor, Jalur Tes, Jalur Beasiswa, hingga Jalur Nilai UTBK. Melalui Jalur Rapor Umum yang dibuka pada tahap awal, calon peserta dapat mendaftar menggunakan nilai dua semester terakhir serta berkesempatan memperoleh potongan biaya pendaftaran melalui konsultasi dengan guru BK di sekolah masing-masing.

Sementara itu, Ketua MGBK DIY, Edy Prajaka, M.Pd., menyambut baik inisiatif dan kemitraan yang dibangun oleh UII. Menurutnya, peran guru BK sangat strategis dalam memetakan minat dan potensi peserta didik agar tepat dalam memilih program studi di perguruan tinggi.

"Silaturahmi antara MGBK dan UII ini merupakan sebuah sinergi yang sangat mulia. Tugas guru BK adalah memberikan layanan panduan karir dan jurusan bagi anak didik. Fasilitas dan wadah informasi yang disediakan UII membantu kami memberikan sosialisasi yang tepat," ucapnya.

Edy juga menyoroti perubahan pola Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) secara nasional yang sangat dinamis, sehingga memerlukan koordinasi erat agar siswa tidak kehilangan arah dalam menentukan masa depan akademis mereka. MGBK juga membuka ruang kolaborasi untuk perguruan tinggi agar edukasi bisa diberikan bagi anak-anak dan semakin memperkuat keinginan mereka untuk menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi lagi.

"Kami beberapa kali mendapat informasi ada perguruan tinggi yang kemudian bahkan tidak mendapatkan mahasiswa, ini sesuatulah yang mungkin tantangan buat perguruan tinggi. Kami sangat mengapresiasi dukungan dari UII, semoga kolaborasi ini terus berlanjut dan UII senantiasa menjadi salah satu perguruan tinggi favorit pilihan calon mahasiswa," ucapnya, menambahkan.

Melalui kegiatan sosialisasi dan ruang diskusi berkala ini, UII dan MGBK DIY optimistis dapat terus mencetak generasi muda berdaya saing tinggi serta menjaga iklim pendidikan di Yogyakarta tetap kondusif dan berkualitas. Kualitas pembelajaran di UII disokong oleh Akreditasi Institusi Unggul dari BAN-PT serta pengakuan sertifikasi dan akreditasi internasional dari lembaga ternama dunia seperti ABET, IABEE, ASIIN, dan AUN-QA. Selain itu, UII juga berhasil menempati peringkat 401–600 dunia pada Times Higher Education (THE) Impact Rankings 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....