FTP UGM dan University of Melbourne Luncurkan Program Dual Degree

  • 27 Agt 2026 10:19 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, YOGYAKARTA — Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada (FTP UGM) resmi menjalin kerja sama dengan Faculty of Science University of Melbourne Australia melalui peluncuran program gelar ganda (dual degree) jenjang Magister (S2).

Program ini menggabungkan Program Studi Magister Teknologi Industri Pertanian UGM dengan Agribusiness and Food Ecosystem University of Melbourne. Melalui skema one-plus-one (1+1), mahasiswa menempuh pendidikan satu tahun di UGM dan satu tahun di University of Melbourne untuk memperoleh dua gelar akademik sekaligus.

Dekan FTP UGM Eni Harmayani menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis mencetak sumber daya manusia berdaya saing global di sektor pangan.

"Target kita adalah menyiapkan global talent yang mempunyai perspektif global, kompeten di bidangnya, serta mampu berkolaborasi secara lintas budaya," katanya.

Eni Harmayani menambahkan, fokus riset ditekankan pada bidang teknologi industri pertanian, keberlanjutan (sustainability), serta keamanan pangan (food safety).

Pentingnya pertukaran pengetahuan antarnegara juga ditekankan oleh Director of Graduate Research School of Agriculture, Food and Ecosystem Sciences University of Melbourne Dorin Gupta. Menurutnya, program ini membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar dari dua sistem pertanian yang berbeda.

"Indonesia dan Australia memiliki karakter pertanian yang unik. Australia dapat belajar banyak dari ketahanan petani skala kecil di Indonesia, sebaliknya Indonesia dapat mempelajari otomatisasi serta efisiensi teknologi pertanian di Australia," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini penting untuk merespons perubahan iklim global melalui penyediaan solusi sistem pertanian yang berkelanjutan (sustainable farming).

Program dual degree ini didukung jalur Beasiswa LPDP serta beasiswa Pemerintah Australia bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Sekretaris Departemen Teknologi Industri Pertanian FTP UGM Anggoro Cahyo Sukartiko menjelaskan penerimaan mahasiswa baru diproyeksikan mulai berjalan pada semester gasal mendatang.

"Kapasitas maksimal untuk angkatan pertama ini dibatasi hingga 15 mahasiswa. Pembatasan ini dilakukan karena kita benar-benar fokus pada kualitas," ucapnya.

Anggoro Cahyo Sukartiko menambahkan bahwa program ini juga membuka pintu bagi kolaborasi akademik lain seperti riset bersama hingga pengabdian kepada masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....