Tim Fapet UGM Raih Juara 1 Brawijaya Animal Science Competition
- 25 Agt 2026 13:26 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, YOGYAKARTA — Tim mahasiswa Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM) berhasil meraih Juara 1 Brawijaya Animal Science Ideas Competition yang diselenggarakan Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya pada Minggu, 23 Agustus 2026.
Tim UGM tersebut terdiri atas Syahid Ma'ashum sebagai ketua, serta Bangkit Setiyoko dan Naysilla Njenar Mahesa Prihriyanto di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Galuh Adi Insani.
Dalam kompetisi tersebut, tim UGM mengangkat gagasan pengembangan agribisnis sapi perah berkelanjutan melalui penguatan generasi muda. Gagasan ini berangkat dari tantangan industri persusuan nasional, khususnya ketergantungan terhadap pasokan susu luar negeri dan persoalan regenerasi peternak.
Ketua Tim UGM Syahid Ma'ashum menjelaskan bahwa peningkatan produksi susu perlu diikuti dengan penguatan peternak sebagai pelaku utama. Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam membawa inovasi, teknologi, dan pendekatan bisnis baru ke sektor sapi perah.
"Generasi muda tidak hanya perlu didorong untuk meneruskan usaha peternakan keluarga, tetapi juga mengembangkan peternakan sebagai bisnis modern melalui pemanfaatan teknologi, pencatatan data produksi, efisiensi pakan, manajemen usaha, serta penguatan akses pasar," katanya pada Senin, 24 Agustus 2026.
Gagasan tersebut juga menekankan pentingnya kolaborasi antara peternak, koperasi, perguruan tinggi, pemerintah, dan industri untuk membangun ekosistem agribisnis sapi perah yang produktif dan berkelanjutan di Yogyakarta maupun tingkat nasional.
Dosen Pembimbing Galuh Adi Insani menyampaikan bahwa proses pendampingan diarahkan untuk membantu mahasiswa mempertajam pemikiran, membangun argumentasi ilmiah, serta menghubungkan gagasan dengan kondisi nyata sektor peternakan Indonesia.
"Kompetisi seperti ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan menyusun gagasan berbasis permasalahan nyata. Yang terpenting bukan hanya hasil kompetisinya, melainkan bagaimana mahasiswa mampu menawarkan gagasan yang relevan dan dapat dikembangkan untuk menjawab tantangan peternakan ke depan," ujarnya.
Keberhasilan ini diharapkan mendorong mahasiswa Fakultas Peternakan UGM lainnya untuk terus menghasilkan gagasan inovatif dalam menjawab berbagai tantangan sektor peternakan nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....