Pakar IPB sebut Sukun Punya Potensi Jadi Pangan Masa Depan

  • 20 Agt 2026 06:53 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Sukun yang selama ini dianggap sebagai pangan sederhana ternyata memiliki potensi besar menjadi sumber pangan masa depan, Kamis, 20 Agustus 2026. Buah lokal tersebut dinilai mampu menjawab berbagai tantangan di bidang pangan, kesehatan, hingga perubahan iklim.

Guru Besar Fakultas Pertanian IPB University Edi Santosa menyebut sukun memenuhi sejumlah kriteria sebagai superfood. Penilaian tersebut mencakup kaya kandungan nutrisi, manfaat kesehatan, serta keandalan budidayanya dalam menghadapi ancaman perubahan iklim.

Dari sisi gizi, sukun mengandung serat tinggi dan memiliki indeks glikemik yang relatif lebih rendah. Selain mengandung vitamin C, beberapa penelitian juga menemukan kandungan vitamin A, folat, zat besi, serta seng yang berpotensi mendukung pemenuhan gizi masyarakat sekaligus mencegah stunting.

Selain bergizi tinggi, tanaman sukun memiliki keunggulan dari segi daya tahan lingkungan. Tanaman tahunan ini mampu tumbuh optimal di wilayah bercurah hujan tinggi maupun daerah yang relatif kering, serta memproduksi buah hampir sepanjang tahun dengan perawatan yang minim.

Potensi sukun kian terbuka lebar jika diolah menjadi produk bernilai tambah, seperti tepung sukun yang dapat diolah menjadi roti, mi, hingga aneka olahan modern. Pengembangan ini turut membuka peluang ekonomi baru bagi para petani serta pelaku UMKM lokal.

Edi menilai Indonesia perlu mendorong penguatan industri, promosi yang konsisten, serta membangun budaya konsumsi agar sukun mampu menembus pasar internasional layaknya komoditas unggulan lainnya.

“Yang dibutuhkan sekarang adalah penguatan promosi, budaya pangan, dan industri,” katanya.

Ia juga mendorong penyelenggaraan festival serta berbagai kegiatan kreatif berbasis sukun untuk meningkatkan popularitas buah tersebut di mata dunia.

Di tengah ancaman perubahan iklim global, pengembangan pangan lokal yang adaptif seperti sukun menjadi strategi krusial untuk memperkuat ketahanan pangan secara berkelanjutan. Diversifikasi dan pengolahan sukun menjadi produk modern diharapkan mampu meningkatkan nilai ekonomi sekaligus memperluas pilihan pangan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....