Pesawat N219 Bakal Disiapkan Jadi Ambulans Terbang

  • 20 Agt 2026 23:01 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - BRIN menyiapkan pengembangan pesawat N219 untuk mendukung layanan kesehatan melalui konsep ambulans terbang. Pengembangan tersebut menyasar wilayah terpencil yang membutuhkan akses transportasi cepat dan sulit dijangkau melalui jalur darat.

N219 dikembangkan sebagai pesawat serbaguna yang dapat menjalankan berbagai misi sesuai kebutuhan operasional. PT Dirgantara Indonesia atau PTDI menjadi pengembang pesawat, sementara BRIN mendukung pengembangan melalui riset dan teknologi.

Konsep ambulans terbang memungkinkan pesawat membawa pasien, tenaga medis, serta kebutuhan kesehatan menuju daerah terpencil. Kemampuan tersebut menjadi penting bagi Indonesia yang memiliki banyak wilayah dengan keterbatasan akses transportasi.

Selain konfigurasi standar, N219 dapat dimodifikasi untuk misi medis, pencarian dan penyelamatan, kargo, serta pengawasan maritim. Fleksibilitas itu menjadi salah satu keunggulan N219 sebagai platform pesawat multi-misi buatan dalam negeri.

BRIN juga mengembangkan varian N219 amfibi yang dapat beroperasi melalui landasan darat maupun permukaan air. Teknologi tersebut diproyeksikan membantu konektivitas antarpulau, terutama wilayah yang belum memiliki landasan penerbangan memadai.

Dalam pengembangannya, N219 amfibi menggunakan pelampung atau floater berbahan komposit sebagai bagian penting sistem pendaratan air.

Penambahan komponen tersebut membutuhkan penyesuaian performa pesawat agar tetap memenuhi kebutuhan operasional. Pemerintah menargetkan pengembangan dan sertifikasi N219 Basic Amphibian Aircraft selesai pada September 2026.

Sementara pengembangan penuh dan sertifikasi N219 Amphibian ditargetkan selesai pada September 2027. Pengembangan N219 juga diarahkan untuk memperkuat ekosistem industri dirgantara nasional dan mengurangi ketergantungan terhadap teknologi luar negeri. Kolaborasi BRIN dan PTDI menjadi bagian dari upaya membangun industri penerbangan nasional yang lebih mandiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....