Kreatif! Pelajar Sleman Ciptakan Web AI Pemantau Keamanan MBG

  • 14 Agt 2026 10:41 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Siswa SMP Negeri 1 Seyegan Kabupaten Sleman Yogyakarta, memanfaatkan kecerdasan buatan (AI), untuk meminimalkan risiko keracunan makanan. Terutama, pada menu makan bergizi gratis (MBG).

Alat deteksi berbasis AI berbentuk website bernama TERMIKU-MBG ini dibuat Emillia Fiska Dela Verita dan Fairus Nathania Khasdan. Kedua siswa tersebut, duduk di kelas 9 SMP Negeri 1 Seyegan Sleman.

Emillia menjelaskan ide, di balik pembuatan alat tersebut. ”Awalnya kita mendapat inspirasi dari guru, terus kemudian kita kembangin, dan karena kita juga melibat maraknya kasus keracunan MBG,” ucapnya, Jumat, 14 Agutus 2026.

Proses pembuatan alat deteksi menu MBG berbasis AI dimulai sekitar bulan Februari lalu. Fairuz menjelaskan cara alat tersebut, meski saat ini masih berupa rancangan awal atau prototype yang terus disempurnakan agar bekerja optimal.

”Nanti kita bisa masuk ke website TERMIKU-MBG, setelah itu kita bisa login,” ucapnya. ”Misal kita mau scan makanannya itu barusan sampai ke sekolah, nah itu kita pencet yang opsi masuk ke distribusi, lalu kita scan makanannya.

Kemudian dalam jangka waktu satu menit kata Fauriz, hasilnya langsung keluar, yang menjelaskan suhu makanan, nilai kalori dan kandungan gizi pada menu MBG. Termasuk penjelasan menunya aman atau tidak saat dikonsumsi.

”Terus biasanya ada tulisan, menu MBG aman dimakan sebelum jam segini, gitu,” ujarnya. ”Alat ini baru akan diujicoba efektif di sekolah, mulai akhir Agustus mendatang.”

Alat deteksi menu MBG berbasis AI karya siswa SMP Negeri 1 Seyegan Sleman ini, disiapkan untuk mengikuti Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2026. Kepala SPBG Margomulyo Seyegan, Joni Prasetyo, mendukung inisiatif dan kreativitas yang dihasilkan siswa.

”Kami dari SPBG Margomulyo mendukung dan memfasilitasi teman-teman untuk meneliti di SPBG Margomulyo,” ujarnya. ”Kolaborasi dengan lintas sektor terutama di pendidikan ini juga diperlukan, kalau kita semua yang kelola enggak bisa nih.”

Setiap hari Senin hingga Jumat, SPBG Margomulyo menurut Joni Prasetyo mengirim 700-an porsi MBG ke SMP Negeri 1 Seyegan. Dari porsi sebanyak itu, sekitar 665 porsi untuk para siswa, sedangkan 54 porsi untuk guru dan tenaga kependidikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....