Lewat AI Talent Factory, Komdigi dan BUMN Siapkan Jalur Karier Talenta AI
- 22 Jul 2026 23:27 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Badan Pengelola BUMN menyiapkan jalur karier bagi talenta kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) melalui integrasi program AI Talent Factory dengan AI Talent Pool BUMN. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat penyerapan talenta AI nasional sekaligus mendukung transformasi digital di perusahaan-perusahaan milik negara.
Melalui kerja sama tersebut, lulusan AI Talent Factory akan memperoleh kesempatan terlibat dalam pengembangan berbagai solusi berbasis AI di lingkungan BUMN. Program ini juga menghubungkan pengembangan talenta digital dengan kebutuhan nyata dunia industri.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria, mengatakan AI Talent Factory dirancang untuk mencetak talenta yang mampu menyelesaikan persoalan riil di sektor industri, bukan sekadar mengikuti pelatihan atau menghasilkan proyek percobaan. “Ini bukan trial and error, tapi kita mau kasih solusi,” ucapnya Selasa, 21 Juli 2026.
Nezar menjelaskan AI Talent Factory dikembangkan untuk menjawab kesenjangan talenta digital nasional melalui kolaborasi antara perguruan tinggi, pusat keunggulan (center of excellence), dan perusahaan teknologi.
Ia menilai, sinergi dengan Badan Pengelola BUMN menjadi langkah strategis agar hasil pembelajaran peserta tidak berhenti di ruang kelas, melainkan berlanjut menjadi pengalaman profesional yang memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas perusahaan.
Sementara itu, Kepala Pusat Pengembangan Talenta Digital BPSDM Komdigi Said Mirza Pahlevi, menjelaskan AI Talent Factory bukan sekadar program pelatihan, melainkan skema pengembangan talenta AI tingkat lanjut yang menyeleksi peserta secara ketat dari berbagai perguruan tinggi.
Peserta memperoleh pembelajaran mendalam mengenai large language model, pengembangan model AI, hingga penyelesaian persoalan nyata melalui pendampingan dosen, praktisi industri, dan pakar AI dari perusahaan teknologi global. “Tujuannya adalah mencetak talenta AI yang praktis, bukan yang biasa,” katanya.
Menurutnya, ekosistem tersebut diperkuat melalui platform pembelajaran digital yang menghubungkan proses peningkatan kompetensi dengan kebutuhan industri secara menyeluruh. Setelah menyelesaikan pelatihan dan sertifikasi, peserta dapat langsung bergabung ke dalam AI Talent Pool yang mempertemukan mereka dengan dunia kerja.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....