Karyawan Kantoran Jadi Target Penipuan Baru

  • 21 Jul 2026 14:29 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Karyawan kantoran kini menjadi sasaran modus penipuan digital yang semakin canggih. Pelaku memanfaatkan rutinitas kerja agar korban lengah.

Modus tersebut mengandalkan rekayasa sosial atau social engineering. Korban diarahkan mengikuti instruksi hingga tanpa sadar membuka akses ke rekeningnya.

Pelaku biasanya mengaku sebagai petugas bank, instansi pemerintah, atau layanan pelanggan. Mereka meminta korban membagikan layar ponsel atau memasang aplikasi akses jarak jauh.

Setelah akses diperoleh, pelaku dapat mengambil alih kendali perangkat korban. Dana dalam rekening kemudian dipindahkan tanpa disadari pemiliknya.

Sekretariat Satgas PASTI, Hudiyanto, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai permintaan semacam itu. Ia menegaskan, "Jangan pernah memberikan akses terhadap perangkat maupun data pribadi kepada pihak yang tidak dapat diverifikasi."

Selain remote access, pelaku juga memakai QRIS palsu dan penipuan pemulihan dana. Modus tersebut terus berkembang mengikuti meningkatnya transaksi keuangan digital.

Satgas PASTI bersama OJK mengimbau masyarakat selalu memverifikasi identitas pihak yang menghubungi. Pengguna juga diminta menghindari tautan, aplikasi, atau permintaan yang mencurigakan.

Maraknya kejahatan digital menunjukkan pentingnya literasi keamanan siber bagi pekerja. Kewaspadaan menjadi langkah utama untuk mencegah rekening terkuras akibat penipuan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....