QRIS Indonesia Jadi Acuan Negara Tetangga

  • 12 Jul 2026 10:37 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Jakarta - Sistem pembayaran digital QRIS kembali menjadi sorotan setelah dinilai menginspirasi pengembangan teknologi serupa di sejumlah negara. Singapura dan Malaysia disebut mengadopsi konsep interoperabilitas pembayaran berbasis kode QR.

QRIS dikembangkan Bank Indonesia untuk menyatukan berbagai layanan pembayaran digital dalam satu standar nasional. Sistem ini kini menjadi fondasi transaksi nontunai bagi masyarakat dan pelaku usaha.

Keunggulan QRIS terletak pada kemudahan transaksi lintas aplikasi tanpa memerlukan kode berbeda di setiap penyedia layanan. Konsep tersebut kemudian menarik perhatian sejumlah negara di kawasan Asia.

Singapura mengembangkan pembaruan sistem pembayaran berbasis QR tunggal melalui PayNow Generasi 2. Langkah itu dinilai memiliki kemiripan dengan konsep interoperabilitas yang lebih dahulu diterapkan Indonesia.

Malaysia juga telah mengembangkan sistem pembayaran QR nasional yang terhubung dengan Indonesia melalui skema pembayaran lintas batas. Kerja sama tersebut memudahkan wisatawan bertransaksi menggunakan aplikasi pembayaran masing-masing negara.

Pengembangan QRIS menjadi bagian dari strategi digitalisasi sistem pembayaran nasional. Teknologi itu juga memperkuat inklusi keuangan serta mendukung pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Saat ini layanan QRIS telah digunakan pada transaksi lintas negara, termasuk Singapura, Malaysia, Thailand, Jepang, Korea Selatan, dan Tiongkok. Pemerintah juga menjajaki perluasan kerja sama dengan India dan Arab Saudi.

Keberhasilan QRIS menunjukkan Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi digital. Inovasi nasional itu kini menjadi salah satu rujukan pengembangan sistem pembayaran di kawasan Asia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....