Game Digital Mendominasi, Penjualan Disc PlayStation Dihentikan
- 09 Jul 2026 09:14 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Jakarta – Sony memastikan seluruh gim (game) PlayStation baru hanya akan tersedia dalam format digital mulai Januari 2028. Kebijakan tersebut menandai perubahan besar dalam sistem distribusi gim setelah puluhan tahun mengandalkan media cakram fisik (physical disc).
Keputusan ini diumumkan setelah angka penjualan gim format digital terus mendominasi pasar dibandingkan dengan versi fisik. Pihak Sony menilai bahwa kebiasaan para pemain kini telah bergeser menuju pembelian langsung melalui toko daring (online store).
Mulai Januari 2028, seluruh gim PlayStation baru hanya akan dijual melalui PlayStation Store atau lewat kode unduhan resmi. Sementara itu, gim-gim yang telah dirilis sebelum lini masa tersebut akan tetap tersedia dalam format cakram sesuai dengan jadwal produksi awal.
Sony menjelaskan bahwa langkah ini diambil untuk mengikuti arah perkembangan industri hiburan yang semakin mengutamakan layanan digital. Selain itu, perusahaan ingin menyelaraskan model distribusi mereka dengan preferensi mayoritas komunitas pemain saat ini.
Dalam pernyataan resminya, Sony menyebut perubahan tersebut sebagai arah yang alami bagi perkembangan industri gawai. "Mayoritas komunitas kami kini lebih memilih untuk mengakses dan memainkan gim secara digital," demikian keterangan tertulis dari pihak perusahaan.
Namun, kebijakan baru ini memunculkan kekhawatiran bagi sebagian pemain mengenai hak kepemilikan penuh terhadap gim digital. Para pemain juga menyoroti hilangnya peluang untuk menjual kembali (resell) gim bekas atau mengoleksi cetakan fisik yang bernilai sejarah.
Sebagai bentuk protes, sejumlah penggemar bahkan mulai menggalang petisi agar Sony tetap mempertahankan opsi rilisan cakram fisik. Hingga saat ini, petisi daring tersebut telah berhasil memperoleh dukungan lebih dari 170 ribu tanda tangan.
Di sisi lain, analis menilai bahwa sistem distribusi digital secara penuh dapat menekan biaya produksi massal sekaligus meningkatkan margin keuntungan perusahaan. Kendati demikian, konsekuensinya para pengguna berpotensi membutuhkan kapasitas penyimpanan internal perangkat yang jauh lebih besar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....