Fenomena Langit Juni Hiasi Langit Malam

  • 09 Jun 2026 08:51 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Langit malam sepanjang Juni 2026 akan dihiasi sejumlah fenomena astronomi menarik yang dapat disaksikan masyarakat, mulai dari konjungsi planet, hujan meteor, hingga kemunculan Strawberry Moon atau Bulan Purnama Stroberi yang menjadi salah satu peristiwa paling dinantikan bulan ini.

Fenomena tersebut diperkirakan dapat diamati tanpa bantuan teleskop selama kondisi cuaca cerah dan lokasi pengamatan minim polusi cahaya. Beberapa peristiwa utama yang akan terjadi antara lain konjungsi Venus dan Jupiter pada 8–9 Juni, elongasi timur terbesar Merkurius pada 15 Juni, serta Solstis Juni yang terjadi pada 21 Juni 2026.

Selain itu, para pecinta astronomi juga berpeluang menyaksikan hujan meteor Arietid yang mencapai puncaknya pada awal Juni serta hujan meteor Bootid pada akhir bulan. Fenomena ini menjadi daya tarik tersendiri karena menawarkan pemandangan meteor yang melintas di langit malam.

Puncak perhatian publik diperkirakan tertuju pada Strawberry Moon yang akan muncul pada 29 Juni 2026. Nama tersebut berasal dari tradisi masyarakat adat Amerika Utara yang mengaitkan bulan purnama Juni dengan musim panen stroberi. Meski demikian, Bulan tidak akan tampak berwarna merah muda, melainkan tetap memancarkan cahaya keemasan khas bulan purnama.

Sejumlah lembaga astronomi dan meteorologi menyarankan masyarakat memilih lokasi terbuka, jauh dari polusi cahaya, serta memanfaatkan aplikasi peta langit untuk membantu proses pengamatan. Dengan kondisi yang mendukung, sebagian besar fenomena tersebut dapat diamati langsung dari wilayah Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....