Google Rilis Fitur Deteksi Panggilan Palsu

  • 08 Jun 2026 13:25 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Google mengumumkan fitur baru bernama Fake Call Detection atau deteksi panggilan palsu pada aplikasi Phone by Google untuk melindungi pengguna dari penipuan berbasis kecerdasan buatan (AI) dan pemalsuan nomor telepon (spoofing). Fitur tersebut mulai diluncurkan secara global pada Juni 2026 untuk perangkat Android 12 dan versi yang lebih baru.

Fitur ini bekerja dengan memverifikasi keaslian panggilan melalui teknologi Rich Communication Services (RCS) yang terenkripsi end-to-end. Saat dua pengguna sama-sama menggunakan aplikasi Phone by Google, sistem akan mengirimkan sinyal verifikasi secara diam-diam untuk memastikan panggilan benar-benar berasal dari kontak yang bersangkutan.

Jika penipu mencoba menyamar menggunakan nomor telepon milik seseorang yang dikenal korban, sinyal verifikasi tersebut tidak akan terdeteksi. Aplikasi kemudian akan menampilkan peringatan kepada pengguna bahwa panggilan tersebut berpotensi palsu atau merupakan upaya penipuan.

Menurut Google, fitur ini dirancang untuk menghadapi meningkatnya ancaman penipuan yang memanfaatkan teknologi deepfake suara. Modus tersebut memungkinkan pelaku meniru suara anggota keluarga, teman, atau pihak tertentu sehingga korban lebih mudah percaya dan terjebak dalam aksi penipuan.

Fitur deteksi panggilan palsu akan aktif secara otomatis setelah pembaruan aplikasi, namun pengguna tetap dapat menonaktifkannya melalui menu pengaturan. Google Pixel menjadi perangkat pertama yang memperoleh fitur tersebut, sementara pengguna Android lain dapat mengaksesnya melalui aplikasi Phone by Google. Dengan adanya sistem verifikasi panggilan, pengguna diharapkan lebih waspada terhadap upaya penipuan yang mengatasnamakan orang-orang terdekat mereka.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....