Expert Forum GDA, Menko PMK Berbagi Kisah Inspiratif Tentang Anak Desa
- 30 Mei 2026 21:45 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - SMA Global Darussalam Academy (GDA) kembali menggelar Expert Forum GDA yang kali ini menghadirkan sosok istimewa, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Prof. Dr. Pratikno. Kehadiran Menko PMK di SMA GDA diinisiasi oleh pendiri yayasan, Gus Romi, dengan tujuan utama memberikan motivasi dan wawasan langsung kepada para siswa yang memiliki ambisi besar untuk melanjutkan studi ke universitas-universitas terbaik di dunia.
Dalam dialog interaktif bersama para siswa, guru, dan pengasuh, Prof. Pratikno membagikan perjalanan hidupnya yang inspiratif. Ia menceritakan bagaimana dirinya yang tumbuh sebagai seorang anak desa yang mampu mendobrak keterbatasan hingga berhasil menempuh pendidikan di Universitas Gadjah Mada (UGM) serta menyelesaikan studi S2 dan S3 di luar negeri.
"Saya ingin menekankan bahwa asal-usul itu tidak menjadi kendala bagi seseorang untuk berprestasi dan berkontribusi," katanya, selepas acara, Sabtu, 30 Mei 2026.
Mantan Rektor UGM ini mengaku sangat terkesan dengan kualitas para siswa SMA GDA. Menurutnya, meski masih duduk di kelas 1 SMA, para siswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keberanian luar biasa dalam menyampaikan pendapat serta kepekaan sosial yang tinggi.
Pratikno mengungkapkan, dalam sesi diskusi para siswa aktif menyoroti berbagai isu global dan domestik masa kini, mulai dari ketimpangan sosial, bantuan pendidikan untuk remaja di sekolah lain, kesehatan mental, hingga bijak dalam mengatur penggunaan teknologi digital.
"Luar biasa, jadi kelas 1 SMA tetapi pemikirannya sudah jauh ke depan bukan hanya akademik tetapi juga ingin berkontribusi. Oleh karena itu kami mau menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya pada Gus Romi, pada jajaran SMA Global Darussalam Akademi," ucapnya.
Pratikno menegaskan, sekolah ini telah memiliki fondasi yang sangat kuat. Selain lingkungan belajar yang sudah menerapkan 100 persen bahasa Inggris, SMA GDA juga telah mengadopsi kurikulum International Baccalaureate (IB). Penggunaan kurikulum IB ini dinilai menjadi poin krusial yang memberikan keuntungan besar bagi para siswa dalam persaingan global.
"Di sini menggunakan IB Curriculum. Jadi nanti skornya IB ini sudah langsung bisa digunakan untuk apply untuk mendaftar di universitas, jadi sudah langsung diakui nilainya itu karena SMA GDA ini menggunakan IB Curriculum. Jadi IB Curriculum itu nilainya sudah diakui di dunia.
Sementara itu, Founder SMA Global Darussalam Academy, Muhammad Romahurmuziy menyampaikan, bahwa Prof. Pratikno bukan sekadar tamu, melainkan sosok yang memiliki kedekatan mendalam dengan pendirian sekolah ini. Sebagai Menko PMK, ia membawahi sektor koordinasi pendidikan di tanah air.
"GDA menghadirkan salah satu menteri yang sangat mengikuti, memahami, bahkan memiliki peran penting di dalam pendirian sekolah ini," katanya, menjelaskan.
Gus Romi juga menambahkan, posisi SMA GDA sebagai sekolah unggulan sejalan dengan visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, di mana pembinaan sekolah-sekolah talenta unggul mendapatkan perhatian khusus di bawah koordinasi kementerian terkait demi mencetak generasi emas.
"Pak Pratikno menyampaikan semua yang menjadi pengalaman beliau, from zero to hero dari bukan siapa-siapa tadi beliau mengatakan, menjadi saat ini ya salah satu menteri yang cukup senior dan ini menjadi inspiratif bagi para siswa kita karena empat kata kunci yang tadi beliau sampaikan. Pertama akademik, kedua karakter, ketiga kontribusi, dan keempat adalah prioritas. Empat itu yang diberikan kepada beliau sebagai bekal anak-anak GDA ke depan agar mereka mampu berkarya," ujarnya, mengungkapkan.
Dari empat prioritas tersebut Gus Romi menyebutkan, bahwa akademik saja tidak menjaminan kesuksesan, tetapi karakter dan kemampuan menentukan, dan prioritas yang akan membuat kelebihan akademik anak-anak yang memiliki karya yang betul-betul berharga dan bermanfaat bagi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....