Tarakanita Yogyakarta Pamerkan Hasil Pembelajaran Linuris Karya Siswa
- 23 Mei 2026 04:25 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Yayasan Tarakanita Kantor Wilayah Yogyakarta resmi meluncurkan hasil pembelajaran berbasis Literasi, Numerasi, dan Riset (Linuris) pada Jumat, 22 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di SMA Stella Duce 2 Yogyakarta tersebut memamerkan berbagai karya siswa dan guru, mulai dari buku antologi puisi, jurnal penelitian, best practice numerasi, infografis numerasi, hingga film pendek.
Karya-karya tersebut berasal dari satuan pendidikan di bawah naungan Yayasan Tarakanita Yogyakarta, mulai dari TK Tarakanita Bumijo, SD Tarakanita Ngembesan, SD Tarakanita Bumijo, SMP Stella Duce 1, SMP Stella Duce 2, SMA Stella Duce 1, hingga SMA Stella Duce 2.
Kepala Divisi Pendidikan Yayasan Tarakanita Kantor Wilayah Yogyakarta, Aleksandrea Tri Amboro mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk syukur sekaligus apresiasi atas proses pembelajaran Linuris yang telah berjalan selama satu tahun.
“Ada tulisan antologi puisi lalu jurnal riset yang semua adalah karya anak-anak dan guru sebagai orang tua dari proses pembelajaran satu tahun ini. Tujuan pembelajaran kita in line dengan tuntutan dari dunia internasional dan yang terpenting membekali anak-anak untuk siap menghadapi kehidupan di masa depan,” ujarnya saat ditemui, Jumat, 22 Mei 2026.
Ia mengatakan, implementasi Linuris dilakukan secara terintegrasi di seluruh mata pelajaran. Literasi tidak hanya berkaitan dengan Bahasa Indonesia, dan numerasi tidak terbatas pada matematika, melainkan menjadi kompetensi dasar dalam seluruh proses pembelajaran.
Untuk membangun budaya tersebut, sekolah menerapkan berbagai program pembiasaan, seperti gerakan literasi 15 menit membaca setiap hari, penulisan resume, hingga pembelajaran berbasis soal-soal High Order Thinking Skills (HOTS). Selain itu, siswa juga dibiasakan menghasilkan berbagai produk literasi dan riset,
“Kami ingin budaya riset itu tertanam, baik pada siswa maupun guru. Jadi tujuan utamanya bukan sekadar lomba, tetapi membangun kebiasaan berpikir kritis, membaca, meneliti, dan berkreasi,” katanya.

Salah satu karya yang dipamerkan dalam kegiatan tersebut adalah proyek TIMY-32, hasil karya siswa Kelas XI SMA Stella Duce 2 Yogyakarta. Proyek ini merupakan perangkat berbasis sensor yang mampu mendeteksi pergerakan, suhu, kelembaban, hingga intensitas cahaya.
“Jadi kami latar belakangnya dari proyek mata pelajaran Informatika. Kami mendapat proyek untuk membuat alat suatu pendeteksi dan dasarnya memakai ESP-32. Proyek ini kami beri nama TIMY. TIMY ini memiliki beberapa sensor untuk mendeteksi pergerakan, suhu, kelembaban, dan intensitas cahaya. Output-nya bisa dilihat melalui layar, buzzer, dan lampu indikator,” kata salah satu anggota tim, Dionisius Marvin.
Sementara anggota tim lainnya, Bima Pradipta menambahkan, alat tersebut dapat dimanfaatkan untuk memantau kondisi rumah maupun ruangan. “Sensor ini bisa mendeteksi ketika ada orang masuk ke rumah, lalu mendeteksi suhu dan kelembaban ruangan. Selain itu, saat kondisi gelap atau lampu dimatikan, alat ini juga bisa mendeteksi intensitas cahaya,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....