Peternakan Sapi Perah di Belanda Hasilkan Keju Berkualitas
- 14 Mei 2026 16:55 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Mahasiswa S2 di Wageningen University & Research, Belanda, Siep Jossi Missaar, menggelar sharing session di Fakultas Peternakan (Fapet) UGM. Ia berbagi pengalaman, tentang pengelolaan peternakan sapi perah organik dan produksi keju.
Kegiatan ini diikuti para dosen dan asisten Laboratorium Ternak Potong, Kerja dan Hewan Kesayangan. Termasuk asisten Laboratorium Ilmu Ternak Perah dan Industri Persusuan.
Dalam paparannya, Siep menjelaskan tentang sistem peternakan organik di Perancis yang menjadi tempat tinggalnya sejak kecil, dijalankan secara berkelanjutan. Dengan mengedepankan kesehatan ternak, kualitas pakan alami dan standar higienitas tinggi.
”Peternakan yang baik tidak hanya fokus pada produksi susu yang tinggi,” katanya, Kamis, 14 Mei 2026. ”Namun juga menjaga kesehatan hewan, kualitas pakan, dan proses produksi yang higienis agar menghasilkan keju berkualitas.”
Saat ini, ia memiliki peternakan seluas 110 hektare dengan jumlah ternak ada 110 ekor, termasuk 60 sapi perah laktasi. Dalam setahun, peternakannya menghasilkan 200 ribu liter susu, dan sebagian besar diolah langsung menjadi keju di peternakan.
Menurut Siep, salah satu keunikan peternakan tersebut adalah penggunaan 14 bangsa sapi berbeda dengan sistem pakan berbasis lahan pastura. Namun ia memastikan, pakan ternak tanpa tambahan silase maupun pakan impor.
“Kami menggunakan sistem penggembalaan dan hay sebagai pakan utama,” ujarnya. ”Hal ini sangat penting diterapkan, untuk menjaga kualitas susu dan cita rasa keju.”
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....