Waspada Password yang Lemah Mudah Dibobol
- 11 Mei 2026 15:45 WIB
- Yogyakarta
RI.CO.ID, Yogyakarta - Pakar keamanan siber mengingatkan masyarakat agar tidak lagi menggunakan kata sandi atau password yang mudah ditebak karena rawan dibobol peretas. Temuan terbaru dari perusahaan keamanan digital Kaspersky menunjukkan sekitar 68 persen password modern masih tergolong lemah dan mudah diretas.
Dalam laporan tersebut, sejumlah password umum seperti “123456”, “password”, “Password123”, hingga “P@ssw0rd” masih banyak digunakan pengguna internet. Padahal, kombinasi tersebut menjadi daftar awal yang biasanya dicoba peretas saat melakukan serangan brute force atau percobaan masuk secara berulang ke akun korban.
Penggunaan password sederhana dapat membuka celah pencurian data pribadi, pembajakan akun media sosial, hingga pembobolan rekening perbankan. Risiko meningkat ketika pengguna memakai password yang sama di berbagai akun digital.
Masyarakat disarankan membuat password yang lebih kuat dengan kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol unik. Selain itu, pengguna juga dianjurkan mengaktifkan autentikasi dua faktor atau two factor authentication untuk meningkatkan perlindungan akun digital.
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan juga membuat proses pembobolan password semakin cepat dan canggih. Karena itu, kesadaran menjaga keamanan akun digital dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah kejahatan siber.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....