Raih IPK Nyaris Sempurna di UNY, Leni Buktikan Ketangguhan di Balik Duka
- 30 Apr 2026 23:19 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta – Di tengah riuh prosesi wisuda Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) periode IV tahap I tahun 2026 yang berlangsung Rabu, 29 April 2026, nama Leni Firda Kurnia Sari disebut sebagai lulusan sarjana dengan IPK tertinggi yakni 3,99. Namun di balik capaian nyaris sempurna itu, tersimpan perjalanan hidup yang tidak sederhana.
Mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa Jawa, Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya (FBSB) ini berhasil menyelesaikan studinya dalam waktu 3 tahun 6 bulan. Prestasi tersebut menjadi gambaran bagaimana akses pendidikan yang terbuka dan berkualitas mampu mengantarkan seseorang meraih keberhasilan, terlepas dari latar belakang ekonomi.
Perjalanan Leni tidak selalu mulus. Titik balik hidupnya terjadi saat memasuki semester tiga, ketika ia harus kehilangan sang ibu. Di tengah duka, ia tetap melanjutkan perkuliahan sambil mengambil tanggung jawab di dalam keluarga.
"Saya harus tetap kuliah sambil menata emosi dan menjalankan tanggung jawab di rumah," ujarnya.
Sebagai satu-satunya perempuan di rumah, Leni menjalani peran ganda sebagai mahasiswa sekaligus mengurus kebutuhan domestik. Kondisi tersebut menuntut kedisiplinan tinggi serta kemampuan mengatur waktu dan energi, yang pada akhirnya membentuk ketahanan mentalnya.
Putri dari Wasiran, seorang petani, dan almarhumah Sugiyati ini mengaku tidak memiliki strategi belajar yang rumit. Ia lebih mengandalkan konsistensi melalui rutinitas sederhana, seperti membaca materi, menyelesaikan tugas tepat waktu, serta menyusun jadwal harian.
Sebagai penerima beasiswa KIP Kuliah, Leni menyadari bahwa kesempatan menempuh pendidikan tinggi merupakan jalan untuk memperluas peluang hidup. Ia menjadikan keterbatasan ekonomi sebagai motivasi untuk terus melangkah maju.
"Kita tidak bisa memilih dilahirkan seperti apa, tapi kita bisa memilih masa depan kita," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....