Gandeng Kalurahan, Disdikpora Bantul Komitmen Tekan Angka Putus Sekolah
- 29 Apr 2026 22:57 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Bantul – Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bantul menegaskan komitmennya dalam menekan angka putus sekolah. Salah satunya dengan melibatkan pemerintah kalurahan untuk proaktif dalam mencari anak-anak yang tidak melanjutkan pendidikan di wilayahnya.
Kepala Disdikpora Bantul, Nugroho Eko Setyanto menyatakan, langkah tersebut dilakukan karena kalurahan memiliki kedekatan dengan masing-masing warganya. Sehingga, potensi kesalahan data dapat diminimalisir.
“Kalurahan itu paling dekat dengan warga dan tahu kondisi nyata di lapangan. Nantinya bisa didorong untuk mengakses pendidikan lagi lewat jalur formal maupun non formal seperti Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM),” ucapnya, Rabu, 29 April 2026.
Tak hanya itu, Disdikpora Bantul juga membuka kerja sama dengan Dinas Sosial dan Baznas untuk mengatasi masalah pembiayaan. Sebab, salah satu penyebab utama anak putus sekolah adalah ketidakmampuan dari segi ekonomi keluarga.
“Ini permasalahan yang membutuhkan keterlibatan dari banyak pihak. Harapannya memang agar anak-anak di Bantul tetap bisa mendapatkan akse pendidikan secara layak,” katanya.
Nugroho menambahkan, berdasarkan data Disdikpora DIY saat ini setidaknya ada 1.715 anak di Kabupaten Bantul yang belum mendapatkan akses pendidikan. Pihaknya pun mengklaim jika saat ini proses pencermatan data masih dilakukan.
“Verifikasi sampai di tingkat kalurahan saat ini masih kami lakukan. Sehingga nanti angka yang didapat benar-benar akurat, baru lah dilakukan langkah penanganan,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....