Google Blokir Miliaran Iklan Penipuan
- 19 Apr 2026 05:19 WIB
- Yogyakarta
RRI.CO.ID, Yogyakarta - Google memblokir miliaran iklan penipuan global. Langkah ini menunjukkan ancaman serius dunia digital modern.
Perusahaan teknologi raksasa itu mengungkap laporan terbaru keamanan iklan. Laporan tersebut mencatat lonjakan besar aktivitas penipuan daring global.
Sepanjang 2025, Google memblokir lebih 8,3 miliar iklan. Jumlah ini meningkat tajam dibandingkan tahun sebelumnya secara signifikan.
Mayoritas iklan bermasalah terdeteksi sebelum tayang kepada pengguna. Sistem kecerdasan buatan berperan besar dalam penyaringan otomatis tersebut.
Google menyebut AI mampu mendeteksi lebih 99 persen pelanggaran. Pendekatan ini membuat perlindungan pengguna menjadi lebih efektif.
Sebanyak 602 juta iklan terkait penipuan berhasil diblokir sistem. Selain itu, jutaan akun pengiklan juga turut ditindak tegas.
Sekitar empat juta akun teridentifikasi terkait aktivitas penipuan digital. Akun tersebut langsung ditangguhkan untuk mencegah kerugian pengguna.
Teknologi ini juga mampu membaca pola perilaku mencurigakan pengiklan. Analisis dilakukan berdasarkan sinyal aktivitas dan pola kampanye iklan.
Kemunculan AI generatif justru mempermudah pelaku membuat iklan palsu. Penipuan kini dapat dibuat cepat dengan tampilan sangat meyakinkan.
Selain memblokir iklan, Google juga menindak halaman web berbahaya. Ratusan juta halaman ditindak karena melanggar kebijakan konten.
Langkah ini bagian dari upaya menjaga ekosistem iklan tetap aman. Kepercayaan pengguna menjadi fokus utama perusahaan teknologi global tersebut.
Meski demikian, penipuan iklan masih menjadi tantangan besar dunia. Kerugian global akibat kejahatan ini terus meningkat setiap tahun.
Google memastikan akan terus meningkatkan sistem keamanan berbasis AI. Upaya ini dilakukan untuk melindungi pengguna dari penipuan daring.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....