Limbah Air Wudhu Punya Manfaat

  • 18 Apr 2026 09:33 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan Universitas Ahmad Dahlan (UAD) berkolaborasi memanfaatkan limbah air wudhu. Kolaborasi itu diwujudkan dalam program pengabdian masyarakat di Kabupaten Sleman.

Selain menggelar seminar, tim kolaborasi UMY dan UAD juga menyerahkan bantuan unit akuaponik kepada warga setempat. Program ini mengusung tajuk ”Model Inovasi Hijau Budikdamber” yang diketuai Dosen Fakultas Pertanian UMY Lestari Rahayu.

Fokus utama dari program ini adalah mengubah limbah air wudhu menjadi sumber daya produktif, sehingga limbahnya tidak terbuang percuma. Karena jika dirata-rata, setiap jamaah menghasilkan 10-15 liter air wudhu per hari.

”Melalui sistem sirkulasi akuaponik, limbah cair tersebut kini bisa dimanfaatkan sebagai nutrisi bagi tanaman, sekaligus bisa dijadikan media budidaya ikan,” katanya, Sabtu, 18 April 2026.

Kegiatan ini menyasar marbot masjid, remaja masjid, serta warga Padukuhan Karangwuni dan Kocoran Baru. Dalam pelaksanaannya, tim menghadirkan pemilik Karya Farm Muhammad Farhan, sekaligus alumni Agribisnis UMY.

Ia membagikan teknik praktis budidaya ikan dan sayuran di lahan yang sempit. Sebagai bentuk komitmen, tim dosen UMY membagikan kit akuaponik secara simbolis kepada takmir Masjid Al Ittihad, agar sistem sirkulasi air wudhu dapat segera beroperasi secara maksimal.

Selain itu, tim pengabdian memberikan kesempatan bagi peserta seminar untuk mengembangkan sistem ini di rumah masing-masing. Warga yang berminat dapat mengajukan permintaan kit akuaponik kepada tim pengabdian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....