Teror Missed Call Sedot Pulsa Diam-diam

  • 07 Apr 2026 06:26 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Waspada panggilan tak terjawab misterius. Banyak korban rugi tanpa sadar.

Modus penipuan missed call kembali marak terjadi. Korban tersebar di berbagai wilayah Indonesia saat ini.

Pelaku menggunakan teknik sederhana namun sangat efektif. Mereka hanya melakukan panggilan singkat lalu mematikan.

Panggilan itu sengaja dibuat agar korban penasaran. Korban kemudian mencoba menelepon balik nomor tersebut.

Saat korban menelepon balik, biaya langsung meningkat. Pulsa korban dapat tersedot tanpa disadari sepenuhnya.

Modus ini dikenal dengan nama wangiri fraud. Penipuan ini sudah ada sejak lama berkembang.

Biasanya nomor berasal dari luar negeri mencurigakan. Kode negara asing menjadi ciri utama penipuan. Nomor tersebut sering tidak dikenal oleh korban. Namun sengaja dibuat terlihat penting atau darurat.

Pakar keamanan mengingatkan agar masyarakat lebih waspada. Jangan mudah tergoda panggilan dari nomor asing.

“Jangan pernah menelepon balik nomor asing,” katanya. “Risikonya bisa menguras pulsa sangat besar,” ujarnya.

Selain pulsa, korban bisa dikenakan biaya tambahan. Hal ini karena layanan premium digunakan pelaku.

Pelaku memanfaatkan jaringan internasional berbayar mahal. Setiap detik panggilan menghasilkan keuntungan bagi pelaku.

Masyarakat diminta mengecek nomor sebelum merespons. Gunakan internet untuk memastikan asal nomor tersebut.

Jika nomor tidak dikenal, sebaiknya diabaikan saja. Hindari rasa penasaran yang bisa merugikan diri.

Kasus ini terus memakan korban setiap tahunnya. Edukasi menjadi kunci utama mencegah kerugian masyarakat.

Pemerintah juga mengimbau masyarakat lebih berhati-hati. Laporkan nomor mencurigakan ke pihak berwenang segera.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....