UMY dan NUS Jalin Kolaborasi Strategis Tentang AI

  • 28 Feb 2026 23:49 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) bersama The Logistics Institute–Asia Pacific (TLI-AP), National University of Singapore (NUS), menjalin kolaborasi strategis internasional dalam pengembangan pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).

Pengembangan AI ini secara khusus diarahkan untuk meningkatkan efisiensi layanan rumah sakit serta memperkuat kesiapsiagaan sistem kesehatan di Indonesia.

Kolaborasi tersebut difokuskan pada pengembangan sistem AI-driven infection surveillance yang mampu memprediksi lama rawat inap pasien.

Sistem ini diharapkan dapat membantu rumah sakit menekan kepadatan layanan, menurunkan biaya operasional. Serta meminimalkan risiko gangguan pelayanan, saat terjadi lonjakan pasien akibat wabah penyakit menular maupun bencana.

Koordinator kolaborasi dari UMY, Dr. dr. Supriyatiningsih, M.Kes., Sp.OG., menjelaskan, bahwa riset ini berangkat dari kondisi nyata layanan kesehatan di Indonesia. Dengan memanfaatkan data dari 11 Rumah Sakit Muhammadiyah sebagai basis pengembangan awal.

“Walaupun belum berskala nasional, ini menjadi titik awal yang sangat penting,” katanya. “Data rumah sakit Muhammadiyah selama ini juga kerap menjadi rujukan pemerintah pusat.”

Menurutnya, tantangan rumah sakit di Indonesia tidak hanya berkaitan dengan teknologi, tetapi juga keterbatasan sumber daya, tingginya beban layanan, serta kerentanan terhadap bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....