JME 2024, Tampilkan Koleksi Museum Yogyakarta dan Shanghai

  • 23 Jul 2024 19:22 WIB
  •  Yogyakarta

KBRN, Yogyakarta: Jogja Museum Expo (JME) 2024 bertajuk Prajnyopada: 'Local Wisdom Mosaic of Us' yang digelar di Sonobudoyo resmi dibuka dengan menampilkan koleksi dari 42 museum yang menceritakan perjalanan kearifan lokal di Yogyakarta. Termasuk karya anak-anak yang ditampilkan Shanghai Art Collection Museum.

Kepala Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Dian Laksmi Pratiwi mengatakan, JME merupakan agenda rutin tahunan yang digelar melalui Dana Keistimewaan Yogyakarta untuk menampilkan storyline atau alur cerita dari perjalanan kehidupan masyarakat yang pada tahun ini mengusung dua tema besar dalam negeri dan luar negeri.

Dian menjelaskan, Dalam Negeri merupakan upaya mengeksplorasi nilai-nilai kearifan lokal yang menjadi tema besar Prajnyopada, dan disajikan melalui simbol-simbol yang tertuang dalam benda koleksi museum. Sedangkan, makna Out World JME 2024 kali ini menggandeng Shanghai Art Collection Museum sebagai bentuk kolaborasi bersama untuk menguatkan hubungan kerjasama DIY-Shanghai melalui koleksi-koleksinya atau karya lukis dari anak-anak.

"Koleksi dari Shanghai Art Museum ditampilkan menjadi bagian dari Jogja Museum Expo 2024 kali ini, untuk menguatkan nilai-nilai kehidupan, gambaran-gambaran yang ditangkap oleh anak-anak," kata Dian, seusai melihat koleksi-koleksi Museum di JME, Gedung Saraswati, Museum Sonobudoyo, Selasa (23/7/2024).

Koleksi-koleksi dari Shanghai Art Collection Museum ini diungkapkan Dian, merupakan serangkaian kegiatan rutin yang digelar ke negara-negara lain, dimana Indonesia baru digelar dua kali pertama di Bali, dan kali ini di JME 2024. "Jadi pada Jogja Museum Expo kali ini kita mengangkat kearifan lokal, tapi untuk menuju kearah go internasional," ucap Dian.

President of Shanghai Art Collection Museum Hu Muqing mengatakan, Shanghai Art Collection sangat aktif dalam membangun kerjasama dan komunikasi internasional dan telah bermitra dengan lebih dari tujuh puluh negara.

Hu Muqing berharap, acara kedua yang digelar di Indonesia pada JME 2024 ini semakin meningkatkan persahabatan kedua negara antara Indonesia-China. Termasuk dengan perguruan tinggi seni yang ada di Yogyakarta.

"Shanghai dan Jogja sebagai sister city, kita berharap dengan ini bisa terjalin persahabatan yang semakin kuat, dan hubungan yang semakin solid. Sekali lagi terima kasih atas keramahtamahan dan tanggapan dari pihak museum," kata Hu Muqing

Digelar hingga 5 Agustus dan gratis untuk umum di gedung Saraswati, Museum Sonobudoyo, total akan ada 70 koleksi dari 42 museum di Yogyakarta yang menjadi masterpiece sesuai tema di 3 ruang, dan satu ruang yang akan menampilkan 42 koleksi dari Shanghai Art Collection Museum.

Menariknya, salah satu koleksi dalam JME 2024 ini, terdapat salah satu game online yang turut di pamerkan, Kurator JME Nugrahani menyebutkan, game online yang ditampilkan pada JME 2024 ini, merupakan karya seniman Rian Krisnadi yang membangun sebuah museum virtual berbasis game online yaitu maincraft.

"Kita mengundang Rian Krisnadi sebagai seniman yang membangun museum virtual berbasis game online yaitu maincraft, untuk menapaki sendi-sendi kearifan lokal yang dikemas kekinian dalam sebuah permainan. Nanti ada acara main game bareng senimannya setiap Sabtu malam," kata Nugrahani.

Melalui JME 2024 ini Kundha Kabudayan DIY berharap, sisi perjalanan kearifan lokal di Yogyakarta yang tergambar dalam setiap rangkaiannya, akan semakin membangun generasi muda yang lebih beretika dan bermoral, serta memiliki unggah ungguh, di tengah tantangan ketika etika dan unggah ungguh tidak lagi dikenal. Sehingga terbangun tepung dengan mengenalkan, srawung dengan ketertarikan untuk menggeluti, dan dunung dengan lebih memahami terutama terkait pemahaman tentang kearifan lokal untuk lebih beretika dan bermoral. (dyan/ros/atang)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....