Generasi Muda Masa Depan ASEAN

  • 29 Jun 2026 16:38 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta - Generasi muda ASEAN didorong, agar tidak sekedar menjadi penerima manfaat pembangunan. Tetapi, mereka juga berperan aktif sebagai kontributor dalam menentukan masa depan kawasan.

Di tengah tantangan geopolitik, ketidakpastian ekonomi, perubahan iklim, hingga pesatnya perkembangan teknologi, peran generasi muda ASEAN sangat penting. Sebab, mereka berpikiran kritis serta memiliki bakat kepemimpinan.

Secretary General ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA), H.E. Dr. Chem Widhya menyampaikan hal tersebut, dalam acara 26th AIPA Roadshow. Kegiatan itu diselenggarakan di UMY, Senin, 29 Juni 2026.

Menurut Chem Widhya, negara-negara ASEAN saat ini menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Mulai dari ketegangan geopolitik, ketidakpastian ekonomi, transformasi teknologi, perubahan iklim, hingga isu keamanan.

”Banyak tantangan saat ini tidak berhenti di batas negara, apa yang terjadi di satu kawasan dapat memengaruhi negara lain, bahkan seluruh dunia,” katanya. ”Maka, jawaban ASEAN bukanlah konfrontasi, melainkan dialog dan kerja sama.”

Selama hampir enam dekade, ASEAN telah menunjukkan bahwa negara-negara dengan sejarah, budaya, sistem politik, dan tingkat pembangunan berbeda dapat bekerja bersama. Upaya ini untuk menjaga perdamaian, stabilitas, serta kesejahteraan bersama.

Chem juga menjelaskan, upaya membangun kerja sama kawasan tidak hanya dilakukan melalui diplomasi antarnegara oleh pemerintah. Tetapi juga diperkuat melalui parliamentary diplomacy yang dijalankan parlemen negara-negara anggota melalui AIPA.

Selain memperkuat peran parlemen, AIPA juga memberikan perhatian besar terhadap keterlibatan generasi muda. Saat ini, ASEAN memiliki lebih dari 224 juta penduduk berusia muda yang menjadi modal strategis bagi masa depan kawasan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....