Sambut Waisak, Warga Yogyakarta Siap Sambut 50 Bhikkhu IWFP

  • 08 Mei 2026 20:25 WIB
  •  Yogyakarta

RRI.CO.ID, Yogyakarta – Rombongan 50 Bhikkhu peserta Indonesia Walk for Peace (IWFP) 2026 telah tiba di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali pada Kamis, 7 Mei 2026 sekitar pukul 21.30 WITA penerbangan Kuala Lumpur-Denpasar.

Rombongan datang dengan mengusung misi perdamaian dunia, toleransi dan harmoni antarumat beragama, para Bhikkhu yang mayoritas berasal dari Thailand, Laos, dan Malaysia itu nantinya akan singgah di Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Berbagai persiapan penyambutan pun dilakukan, salah satunya dengan Rapat Koordinasi yang dilakukan di Hoo Hap Hwee Budi Abadi Bintaran pada Kamis, 7 Mei 2026 malam. Dihadiri para tokoh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) propensi dan kabupaten, beberapa Paguyuban Tionghoa, Keluarga Mahasiswa Buddhis (Kamadhis) berbagai universitas dan perguruan tinggi di DIY dan umat.

Rapat Koordinasi yang dilakukan di Hoo Hap Hwee Budi Abadi Bintaran pada Kamis, 7 Mei 2026 diikuti peserta dengan antusias (Foto:Panitia/Bonded)

Untuk Yogyakarta, rombongan direncanakan akan singgah pada 25 hingga 27 Mei 2026 menginap di Hoo Hap Hwee Budi Abadi Bintaran Yogyakarta. Ditegaskan seksi acara IWFP 2026 Ernest Lianggar Kurniawan bahwa penyambutan akan dilakukan di Gerbang Prambanan oleh umat dengar tabur bunga.

“Tabur bunga sebagai bentuk penghormatan, keramahan, dan apresiasi yang tinggi dari masyarakat lintas agama kepada para Bhikkhu yang telah melakukan perjalanan spiritual,” kata dia.

Sementara itu, Subekti Saputro menyatakan, publik dapat menyambut rombongan di ikon wisata terpopuler di DIY yaitu Kawasan Malioboro.

“Nantinya masyarakat juga bisa menyambut kedatangan rombongan di sepanjang Malioboro Kepatihan Yogyakarta. Panitia akan mengondisikan dan mengimbau agar masyarakat tertib,” ucap Subekti Saputro Wijaya, Sekretaris IWFP 2026.

Peserta rapat mengikuti dengan serius alur kedatangan rombongan IWFP 2026 (Foto:Panitia/Bonded)

Sementara Tandean Harry Setia selaku Ketua IWFP 2026 berharap acara Indonesia Walk for Peace 2026 ini bisa menjadi bentuk kerjasama dan toleransi antar umat beragama.

“Kedatangan para Bhikkhu berdekatan dengan hari besar umat Islam yaitu Iduladha. Agenda pada 27 Mei akan dilakukan usai umat Muslim beribadah,” ujar Toako, panggilan akrabnya yang bermakna saudara laki-laki tertua.

Pembimas Buddha Kanwil Kemenag DIY, Pandu Dinata,S.Kom.,M.Pd berpesan agar misi rombongan Indonesia Walk for Peace 2026 terwujud nyata di DIY. “Saya percaya, Yogyakarta bisa menjadi tuan rumah yang baik dan toleran. Tetap jaga toleransi dalam keberagaman dengan keterlibatan Forum Kerukunan Umat Beragama dan para tokoh di DIY. Hal ini juga yang menjadi pesan dari Ngarso Dalem, Sri Sultan,” katanya.

Pengarahan dari Pembimas Buddha Kanwil Kemenag DIY Pandu Dinata,S.Kom.,M.Pd (Foto:Panitia/Bonded)

Di penghujung acara, hadirin menggemakan yel-yel “Indonesia Walk for Peace 2026 Sukses Sukses Sukses” pertanda tekad dari para peserta untuk menyukseskan acara tersebut. Hingga acara berakhir, antusias masih terlihat dengan perbincangan antar peserta di lokasi tersebut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....